Kolaborasi strategis resmi terjalin antara PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land, PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) atau True Land dan Artotel Group. Ketiganya menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada 24 Februari 2026 sebagai langkah awal pengembangan hotel di sejumlah proyek yang tengah serta akan digarap TRIN dan TRUE.
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam menyatukan kekuatan sektor properti dan hospitality. TRIN–TRUE akan mengintegrasikan konsep pengembangan kawasan mereka dengan keahlian Artotel Group yang dikenal sebagai jaringan hotel butik dan gaya hidup modern.
“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat menjalin kerja sama dengan Artotel Group sebagai salah satu jaringan hotel terbesar di Indonesia. Kolaborasi ini merupakan langkah strategis bagi kami untuk memperkaya ekosistem di proyek-proyek yang kami kembangkan. Kehadiran operator hotel dengan konsep yang kuat dan berbeda seperti Artotel Group akan memberikan added value serta meningkatkan daya saing kawasan," kata Co-Founder & Group CEO Triniti Land Group, Ishak Chandra.
Baca Juga: Intiland (DILD) Buka Suara soal Proyek Data Center dengan ION Network
Pada tahap awal, Artotel Group akan terlibat dalam perencanaan, pengembangan, hingga pengelolaan hotel di beberapa proyek TRIN dan TRUE yang dinilai memiliki potensi pasar hospitality kuat.
Sinergi ini juga ditujukan untuk memperbesar kontribusi recurring revenue dari proyek-proyek yang sudah berjalan. Potensi recurring income dari kerja sama ini pun diproyeksikan mencapai Rp1,5 triliun dalam periode 10 tahun.
“Kami melihat Triniti Land Group baik TRIN dan juga TRUE sebagai mitra strategis yang memiliki visi pengembangan jangka panjang serta portofolio proyek yang menjanjikan. Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan pengalaman menginap yang berbeda melalui konsep hotel yang unik, modern, dan relevan dengan karakter setiap kawasan yang dikembangkan," ujar Founder & CEO Artotel Group, Erastus Radjimin.
Baca Juga: Proyek Ambisius IHG: 3 Hotel Internasional Pertama di Kawasan USJ
Ke depan, kedua grup akan melanjutkan pembahasan teknis dan studi kelayakan untuk memastikan setiap proyek hotel yang dikembangkan sesuai dengan karakter lokasi serta kebutuhan pasar.
Kolaborasi ini diharapkan tak sekadar menghadirkan fasilitas akomodasi, tetapi juga menciptakan destinasi gaya hidup yang mampu mendongkrak nilai kawasan secara menyeluruh.





