Tiang monorel mangkrak di sepanjang Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, akhirnya telah dibongkar semua. Tidak ada lagi tiang menjulang di tengah jalan.
Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (25/2/2026), tiang-tiang yang sudah mangkrak 20 tahun sudah hilang. Bahkan, di sekitar Stasiun Setiabudi, bekas tiang monorel sudah mulai digali.
Di sana, tampak galian selebar sekitar 1,5 meter. Pagar pembatas pun dipasang di sepanjang galian bekas tiang.
Di titik lain, debu hingga pecahan beton dari tiang yang dibongkar masih tercecer. Meski begitu, tidak ada pasir berserakan ke arah jalan.
Sementara itu, di titik lain masih terlihat sisa bongkaran tiang. Misalnya masih ada sisa besi beton atau besi ulir yang menempel dari bongkaran tiang monorel sekitar Stasiun LRT Rasuna Said.
Hal serupa tampak di titik lain sekitar Stasiun LRT Kuningan hingga menjelang underpass Kuningan. Saat ini, tampak hanya menyisakan pembatas jalan yang di tengahnya ditanami tumbuhan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sudah dipotong dan dirapikan. Penataan kawasan tersebut ditargetkan rampung pada Juni mendatang.
"Monorel yang berjumlah 109, per hari Sabtu kemarin semuanya sudah terpotong dan dirapikan," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2).
Ia mengatakan, setelah tiang-tiang tersebut disingkirkan, Pemprov DKI akan langsung memulai pembangunan lanjutan berupa penataan jalur pedestrian, perbaikan saluran air, hingga penambahan taman di koridor tersebut.
"Kita akan memulai pembangunan untuk (jalur) pedestrian, selokan, taman, dan sebagainya. Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa diselesaikan," ujarnya.
Pramono menargetkan wajah Rasuna Said sudah berubah saat peringatan HUT Jakarta pada 22 Juni mendatang. Penataan ini diharapkan membuat kawasan tersebut lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan memiliki estetika yang lebih baik.
Seperti diketahui, proyek monorel di Jakarta mangkrak bertahun-tahun dan menyisakan tiang-tiang beton di tengah jalan. Keberadaan tiang itu kerap dikeluhkan karena dinilai mengganggu pemandangan dan tata kota.
Dengan selesainya pemotongan tiang, Pemprov DKI kini fokus pada pembenahan menyeluruh agar koridor Rasuna Said menjadi kawasan yang lebih nyaman dan representatif.
Lihat juga Video: Update Pembongkaran Tiang Monorel, Sudah Rampung?
(tsy/idn)





