Teheran (ANTARA) - Kelompok perjuangan Palestina, Hamas, mengutuk pemukim Israel yang telah membakar sebuah masjid di Tepi Barat yang diduduki, serta menyebut aksi pembakaran itu sebagai "kejahatan fasis dan terorganisasi".
Hamas mengeluarkan pernyataan tersebut terkait tindakan pemukim Israel membakar Masjid Abu Bakr as-Siddiq yang terlokasi di antara Kota Sarra dan Tal di di dekat Nablus, Tepi Barat utara.
Menurut Hamas, para pemukim juga mencoret dinding masjid dengan slogan rasis.
"Aksi yang dilakukan pada Senin (23/2) oleh pemukim Zionis adalah kejahatan fasis dan terorganisasi , sekaligus serangan terang-terangan terhadap tempat ibadah dan situs suci umat Islam. Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap semua hukum dan norma internasional yang menjamin perlindungan tempat ibadah dan situs suci,” kata Hamas dalam pernyataan tersebut.
Hamas meminta rakyat Palestina untuk bertindak guna melindungi masjid dan situs keagamaan lainnya dalam menghadapi serangan pemukim Zionis dan melawan tindakan agresif ini.
Kelompok itu juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan semua organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk mengutuk "perilaku fasis jahat ini", dan menuntut para pelakunya.
Selain itu, Hamas juga meminta pertanggungjawaban pejabat Israel karena telah mendukung kejahatan brutal semacam itu terhadap rakyat Palestina serta situs-situs suci umat Islam dan Kristen.
Sumber: IRNA-OANA
Baca juga: Ekspansi permukiman ilegal Israel di Tepi Barat tahun 2025 pecah rekor
Baca juga: Sekjen PBB kutuk keras serangan pemukim Israel di masjid Tepi Barat
Baca juga: Pemukim ilegal Israel bakar rumah dan kendaraan warga di Tepi Barat
Hamas mengeluarkan pernyataan tersebut terkait tindakan pemukim Israel membakar Masjid Abu Bakr as-Siddiq yang terlokasi di antara Kota Sarra dan Tal di di dekat Nablus, Tepi Barat utara.
Menurut Hamas, para pemukim juga mencoret dinding masjid dengan slogan rasis.
"Aksi yang dilakukan pada Senin (23/2) oleh pemukim Zionis adalah kejahatan fasis dan terorganisasi , sekaligus serangan terang-terangan terhadap tempat ibadah dan situs suci umat Islam. Tindakan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap semua hukum dan norma internasional yang menjamin perlindungan tempat ibadah dan situs suci,” kata Hamas dalam pernyataan tersebut.
Hamas meminta rakyat Palestina untuk bertindak guna melindungi masjid dan situs keagamaan lainnya dalam menghadapi serangan pemukim Zionis dan melawan tindakan agresif ini.
Kelompok itu juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan semua organisasi hak asasi manusia (HAM) untuk mengutuk "perilaku fasis jahat ini", dan menuntut para pelakunya.
Selain itu, Hamas juga meminta pertanggungjawaban pejabat Israel karena telah mendukung kejahatan brutal semacam itu terhadap rakyat Palestina serta situs-situs suci umat Islam dan Kristen.
Sumber: IRNA-OANA
Baca juga: Ekspansi permukiman ilegal Israel di Tepi Barat tahun 2025 pecah rekor
Baca juga: Sekjen PBB kutuk keras serangan pemukim Israel di masjid Tepi Barat
Baca juga: Pemukim ilegal Israel bakar rumah dan kendaraan warga di Tepi Barat





