FAJAR, TURIN—Cara Juventus tersingkir dari babak playoff Liga Champions sangat menyakitkan. Mereka sempat unggul 3-0 dengan 10 orang sejak menit 48 akibat kartu merah Lloyd Kelly, namun kalah di extra time.
Setelah berhasil menyamakan agregat menjadi 5-5, aksi heroik Si Nyonya Tua berakhir di babak tambahan waktu yang menguras tenaga.
Gol Victor Osimhen di menit 105+1 dan Baris Alper Yilmaz pada menit ke-119 memastikan Galatasaray lolos dengan agregat 7-5.
Kapten Juventus, Manuel Locatelli berbicara kepada Prime Video mengaku sangat sedih dengan hasil ini.
“Rasanya hampir membuat saya ingin menangis karena betapa besarnya keyakinan kami. Kami memberikan hati dan jiwa kami,” ujarnya.
Ia menyebut hasil leg pertama di mana Juve kalah 2-5 menghancurkan mereka. “Di leg pertama, satu insiden membuat segalanya jauh lebih sulit,” katanya.
Meski kecewa, sang kapten bahagia melihat dukungan penggemar mereka. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang – stadionnya luar biasa,” ucapnya.
“Ini adalah jenis pertandingan yang akan selalu teringat. Kami telah mengumpulkan energi yang akan berguna bagi kami ke depannya,” tandasnya. (amr)





