Luhut Ungkap Bali Garap Waste to Energi Mulai April 2026

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Provinsi Bali bakal mulai mengerjakan proyek waste to energy pada April 2026.

Waste to energy adalah teknologi mengubah sampah menjadi energi, baik itu energi listrik, panas, bahan bakar alternatif atau biogas.

Luhut berharap 18 bulan setelah teknologi dibangun, pengelolaan sampah berbasis energi berjalan maksimal sehingga permasalahan sampah di Bali bisa dikelola dengan baik.

"Jadi kita harap 18 bulan dari sejak April, Bali sudah mulai proses waste to energy-nya itu akan jalan," katanya di Bali, Kamis (26/2).

Melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2025, pemerintah menunjuk Danantara Indonesia untuk memimpin akselerasi proyek Waste-to-Energy (WtE) atau pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di 33 kota di seluruh Indonesia.

Salah satu lokasinya berada di Bali. Pemprov Bali sudah merespons positif rencana ini sejak akhir tahun 2025 menyusul Kementerian lingkungan Hidup meminta TPA Suwung segera ditutup.

Pemprov Bali berencana membangun PSEL di tanah milik Pelindo seluas 6 hektare di Kota Denpasar. Sekitar 1.500 ton sampah dari Kota Denpasar dan Kabupaten Badung bisa ditampung.

Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengatakan, masyarakat tak wajib memilah sampah sendiri apabila PSEL sudah beroperasi. Hal yang sama juga berlaku bagi pihak hotel. Pihak hotel bisa mengelola sampah secara mandiri atau menyerahkan pengelolaan sampah ke PSEL.

"Untuk program ini tidak perlu lagi (masyarakat) memilah (sampah). Tidak perlu memilah dan itu sudah selesai (dikelola oleh PSEL)," kata Prasta di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Selasa (28/10/2025).

Selain itu, masalah sampah di Bali sempat menjadi sorotan Presiden Prabowo Subianto saat Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Menyala Lagi, Ini Ramalan Kapan Tembus US$ 6.000
• 8 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Layanan SIM Keliling Tersedia di Lima Lokasi Jakarta
• 10 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sensus Ekonomi Mei-Juli 2026, Pemkot Dukung Misi Strategis Nasional untuk Pastikan Akurasi dan Validitas Data
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Polri Buru Dua WN China Pemasok Alat SMS Blast E-Tilang Palsu
• 19 jam laluokezone.com
thumb
WN Tiongkok Edarkan Narkotika Etomidate di Tangsel
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.