JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, PT Agrinas Pangan Nusantara seharusnya mengoptimalkan industri otomotif dalam negeri seperti halnya Pindad untuk kebutuhan kendaraan pada program Koperasi Desa Merah Putih.
Mengingat, Presiden Prabowo Subiato selalu mengedepankan kepentingan nasional dengan mengutamakan peran anak bangsa.
Demikian Herman Khaeron mengatakan dalam dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Kamis (26/2/2026).
“Ini kan Pak Presiden ini selalu mengedepankan kepentingan nasional, pertumbuhan ekonomi rakyat, peran anak-anak bangsa dalam meningkatkan seluruh produk-produk yang dibutuhkan,” kata Herman.
Baca Juga: PDIP Minta soal Kirim Pasukan ke Gaza Dibahas di DPR: Kan Uang Negara, Rakyat dalam Keadaan Susah
“Bahkan selama kita bisa memproduksi selama kita memiliki kerja sama produksi dalam negeri yang melibatkan anak bangsa, ya kita ke dalam negeri.”
Herman pun memberikan contoh kepada PT Agrinas Pangan Nusantara tentang bagaimana Presiden Prabowo lebih mengedepankan kepentingan nasional. Satu di antaranya adalah mengubah kendaraan kepresidenan dengan buatan PT Pindad.
“Kendaraan kepresidenan buatan Pindad. Dalam pemikiran saya kalau 105 ribu salah satunya juga adalah buatan Pindad dan bersama-sama dengan industri otomotif dalam negeri kita, ya menurut saya ini akan menjadi kekuatan perekonomian yang baik ke depan,” ujar Herman.
Di samping itu, Herman menekankan PT Agrinas Pangan Nusantara seharusnya tidak tergesa-gesa melakukan impor. Sebab, gerai-gerai Koperasi Desa Merah Putih belum selesai dibangun.
Baca Juga: PDIP soal Board of Peace: Presiden Harus Dapat Persetujuan DPR, Ini Menyangkut Keselamatan Bangsa
Penulis : Ninuk Cucu Suwanti Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- demokrat
- demokrat kritik agrinas
- herman khaeron
- agrinas impor pikap india
- kendaraan presiden buatan pindad
- pindad





