Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 90,2 Ton Kratom Lewat Tanjung Emas Semarang

bisnis.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SEMARANG — Tim gabungan yang terdiri dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Jawa Tengah-DI Yogyakarta dan Kejaksaan Negeri Kota Semarang menggagalkan upaya penyelundupan lima kontainer berisi kratom dengan tujuan ekspor ke India melalui Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Jawa Tengah-DI Yogyakarta Agus Yulianto menyebut pengungkapan kasus tersebut merupakan buah kolaborasi antara unit pengawasan serta aparat penegak hukum. Sinergi tersebut juga menjadi komitmen Bea Cukai dalam menjalankan fungsi industrial assistance sekaligus community protector dengan mengawal arus ekspor agar sesuai ketentuan dan mampu memberikan nilai tambah bagi industri dalam negeri.

“Kami berkomitmen memastikan setiap kegiatan ekspor berjalan sesuai regulasi. Pengawasan ini bukan semata penegakan hukum, tetapi juga bentuk perlindungan terhadap industri nasional dan
kepentingan negara,” tegas Agus dalam konferensi pers yang digelar Rabu (25/2/2026).

Upaya penyelundupan tersebut terungkap berdasarkan hasil intelijen yang dilakukan sejak 10 September 2025 silam. Kiriman ekspor atas nama PT Alam Lintas Senara dengan pernyataan barang ekspor yang terdiri dari 3.600 bags foodstuff coffee diindikasikan tidak sesuai antara jumlah barang maupun deskripsi barang.

Setelah dilakukan uji laboratorium, Tim Gabungan menyimpulkan bahwa barang ekspor itu masuk ke dalam barang ekspor yang diatur ketat ketentuannya. Kratom, mengacu pada Peraturan Menteri Perdagangan No.22/2023 yang diubah oleh Peraturan Menteri Perdagangan No.8/2025, adalah bahan baku farmasi yang dilarang untuk diekspor. Ekspor kratom hanya bisa dilakukan dengan ketentuan ukuran kurang dari atau sama dengan 600 mikro, dengan syarat memenuhi dokumen Larangan Pembatasan berupa Eksportir Terdaftar Kratom, Persetujuan Ekspor Kratom, dan Laporan Surveyor Kratom.

"Regulasi ini diterbitkan untuk mendorong hilirisasi dan peningkatan nilai tambah dalam negeri terhadap ekspor komoditas herbal. Selain itu, konsumsi kratom berisiko menimbulkan ketergantungan, overdosis, serta gangguan kesehatan serius," kata Agus.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan apresiasi atas sinergi aparat dalam keberhasilannya mengungkap kasus tindak pidana kepabeanan tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan penuh terhadap upaya penegakan aturan di bidang kepabeanan dan perdagangan internasional.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat Jawa Tengah, kami sangat mendukung ditegakkannya aturan-aturan yang berkaitan dengan kepabeanan, ekspor, dan impor. Penegakan yang tegas dan transparan akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujar Taj Yasin.

Wakil Gubernur Jawa Tengah itu menyebut, transparansi dalam pengawasan lalu lintas perdagangan, baik antarwilayah maupun antarnegara, memiliki pengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi daerah. Adapun komoditas kratom yang saat ini masih memerlukan pengawasan ketat. Meski perdagangan domestiknya belum memiliki aturan yang sepenuhnya pasti, ketentuan ekspor dan impor kratom telah diatur secara khusus.

“Kratom ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tetapi manfaat dan dampaknya tetap harus melalui tahapan uji. Karena itu, pengawasannya harus benar-benar diperkuat,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.




Baca Juga

  • Jadwal Buka Puasa di Jateng dan Yogyakarta Hari Ini, 25 Februari 2026
  • Bhimasena Power Indonesia Dukung Gerakan Jateng Asri
  • Laras Asri Resort & Spa Salatiga Gelar Buka Bersama Media


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Teror KKB di Papua Dinilai Merusak Harapan Masa Depan
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempa Hari Ini Guncang Banyuwangi Jatim, Cek Kekuatan Magnitudonya
• 4 jam lalurctiplus.com
thumb
Tito Sebut Pemerintah Kejar Target Pembangunan Huntap Bagi Korban Bencana Sumatera 
• 12 jam lalueranasional.com
thumb
20 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah
• 5 jam lalutheasianparent.com
thumb
Perintah Pengumpulan Uang oleh Sudewo Diselisik KPK
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.