Penulis: Sunandar
TVRINews, Sumatera Selatan
Warga Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin, digegerkan oleh bentrokan antara dua kelompok yang terjadi di kawasan sumur minyak tradisional. Insiden ini diduga berkaitan dengan sengketa penguasaan sumur minyak ilegal di area tersebut.
Kejadian memicu kepanikan warga sekitar karena kedua kelompok terlibat aksi saling serang.
Dari informasi yang diperoleh, konflik bermula akibat perebutan titik sumur minyak ilegal. Beberapa laporan menyebut adanya oknum yang membawa senjata api, sehingga situasi sempat memanas dan sulit dikendalikan.
Menanggapi hal ini, pihak Polres Musi Banyuasin langsung menurunkan personel ke lokasi untuk mengamankan kawasan serta melakukan penyelidikan.
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Ruri Prastowo, membenarkan insiden tersebut. Ia menyatakan kepolisian tengah mendalami kronologi bentrokan dan mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
“Kami membenarkan adanya kericuhan di kawasan tersebut. Saat ini anggota sudah berada di lokasi untuk mengamankan situasi dan menelusuri penyebab serta pihak-pihak yang terlibat,” ujar Ruri Prastowo.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, petugas juga mengecek kemungkinan adanya korban dari bentrokan tersebut.
“Pendalaman terus dilakukan, termasuk memastikan keamanan di lokasi dan mengecek adanya korban,” tambahnya.
Pasca insiden, kondisi di kawasan tersebut dilaporkan kembali normal. Meski begitu, aparat tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan berikutnya.
Pihak kepolisian menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi, terutama terhadap informasi yang belum terverifikasi yang beredar di media sosial.
Editor: Redaktur TVRINews





