Menkop Beberkan Alasan Impor 105 Ribu Pikap asal India untuk Kopdes Merah Putih

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Gaduh impor kendaraan pikap sebanyak 105.000 unit Pabrikan Mahindra asal India untuk program Koperasi Desa Merah Putih akhirnya terjawab.

Setelah sepekan disorot, terlebih sebagian unit sudah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, asal usul impor kendaraan pikap itu semakin terang.

BACA JUGA:Siapa Rendy Brahmantyo? Sosok Terduga Pelaku Pemerkosaan Cinta Ruhama Amelz yang Laporkan Balik ke Polisi

BACA JUGA:Gas Alam Menipis, Ini Saran Tegas Pengamat untuk Presiden Prabowo

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa pengadaan kendaraan operasional itu merupakan bagian dari harapan Presiden Prabowo Subianto untuk memperlancar arus distribusi barang ke dan dari desa.

Menurut Ferry, Kementerian Koperasi menyerahkan proses pembangunan fisik dan pengadaan perlengkapan, termasuk kendaraan, kepada PT Agrinas Pangan Nusantara.

Ferry pun memastikan secara legal PT Agrinas Pangan Nusantara memang mendapat penugasan resmi dari Kementerian Koperasi. 

BACA JUGA:Heboh Obat-obatan Amerika Bebas Impor ke Indonesia, BPOM Akhirnya Beri Penjelasan Tegas!

“Kami, dari Kementerian Koperasi, menyerahkan pekerjaan proses pembangunan fisik dan alat perlengkapan transportasi ke Agrinas,” katanya dikutip dari siaran Dismorning bersama Dahlan Iskan, Kamis, 26 Februari 2026.

Dengan begitu, Agrinas bukan berjalan sendiri. Melainkan, BUMN pangan ini memang diperintahkan untuk menggarap infrastruktur koperasi desa berada dalam koordinasi Kementerian Koperasi.

Selain pembangunan fisik, Agrinas juga mengerjakan pengadaan mobil dari India itu sebagai kendaraan operasional koperasi

Namun, pengadaan kendaraan tersebut kini tengah dievaluasi menyusul berbagai masukan dari publik dan DPR RI.

Alasan Impor dari India

Menkop Ferry juga menjelaskan asal mula impor itu muncul. Ia mengatakan, Agrinas telah menjajaki kerja sama dengan industri otomotif nasional. Namun, kapasitas produksi dinilai belum mencukupi kebutuhan dalam jumlah besar.

“Memang hasil konfirmasinya hanya beberapa merek yang bisa menyediakan 10 ribu unit, ada satu merek lagi yang bisa sekian puluh ribu unit, ada yang kurang dari itu,” ungkap Ferry. 

BACA JUGA:Hendri Satrio Sentil Impor 105 Ribu Mobil Pikap India: Jika Produksi Sendiri, Pasti 'Esemka' Muncul Lagi

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bedah Editorial MI - Krisis Ruang Digital Anak
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Redefinisi Peran Pemuda Betawi di Tengah Transformasi Jakarta Menjadi Kota Global
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Publikasi Uang Sitaan Korupsi Dinilai Perkuat Pengawasan Publik
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Video: Thr Wajib Cair H-7 Lebaran, Pemerintah Siapkan Posko Pengaduan!
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gempa bumi magnitudo 5,0 guncang Pasaman Barat, tak berpotensi tsunami
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.