Polisi sempat mengamankan tiga mahasiswa dalam demo yang berujung ricuh dan diwarnai perusakan pagar di Mapolda DIY, Rabu (25/2).
Ketiganya kemudian diserahkan kepada pihak rektorat pada pukul 22.30 WIB, setelah berkoordinasi dengan kampus. Namun, belum dijelaskan kampus asal ketiga mahasiswa tersebut.
"Dalam kegiatan tersebut, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa namun ketiganya telah diserahkan langsung malam ini tadi sekitar jam 22.30 WIB kami telah menyerahkan kepada pihak rektorat yang sebelumnya kami hubungi, kami koordinasikan untuk menjemput mahasiswanya. Kemudian saat ini sudah pulang, atau meninggalkan Mapolda," kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan dalam keterangan videonya, Rabu (25/2).
Momen penyerahan tiga mahasiswa itu diunggah oleh akun Instagram Divisi Humas Polri. Terlihat Kapolda DIY, Irjen Pol. Anggoro Sukartono menyerahkan para mahasiswa itu kepada pihak rektorat universitas. Mahasiswa itu juga terlihat salim kepada Kapolda.
"Polri melalui Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan komitmen dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif dalam menangani aksi penyampaian aspirasi di depan Mapolda DIY," tulis Humas Polri.
"Guna pembinaan lebih lanjut melalui jalur akademis," imbuhnya.
Di sisi lain, Polri turut menyampaikan belasungkawa terkait peristiwa yang terjadi di Tual, Maluku, yang menjadi latar belakang aksi tersebut. Hingga kini, situasi di wilayah DIY telah sepenuhnya kondusif.
"Langkah koordinasi cepat dengan pihak kampus ini merupakan bukti nyata bahwa Polri mengutamakan solusi yang humanis dan harmonis dalam menjaga kondusivitas wilayah serta masa depan generasi muda," katanya.





