Polres Jombang Masih Identifikasi 2 Jenazah yang Ditemukan di Bekas Aspol

kompas.tv
6 jam lalu
Cover Berita
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Dimas Robin (Sumber: Antara/HO Polres Jombang)

JOMBANG, KOMPAS.TV – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Jombang berupaya mengidentifikasi dua jenazah yang ditemukan di bekas asrama polisi (Aspol) di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, Ajun Komisaris Polisi Dimas Robin menjelaskan, pihaknya masih mencocokkan data kedua korban.

Korban merupakan seorang wanita dewasa dan seorang anak. Mereka diduga merupakan korban pembunuhan.

Baca Juga: Mengamuk! ODGJ Bersenjata Tajam di Jombang Serang 2 Petugas saat akan Ditangkap | KOMPAS MALAM

"Jenazah belum berhasil diidentifikasi karena ada kendala beberapa sidik jari yang sudah rusak. Jadi, belum bisa kami baca dengan alat identifikasi," katanya, Kamis (26/2/2026), seperti dikutip Antara.

Dijelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, ada suami yang mengaku kehilangan istri serta anaknya yang berusia lima tahun.

Saat ini, polisi masih berusaha menyelidiki, termasuk meminta keterangan dari pria yang mengaku kehilangan istri dan anaknya.

Berdasarkan keterangan yang didapat, istrinya meninggalkan rumah pada pagi hari bersama sang anak.

"Secara penyelidikan di lapangan, suami sudah melaporkan orang hilang. Secara ilmiah belum bisa kami dapatkan identitasnya. Namun, dugaan sementara kuat memang ini ibu dan anak," ujarnya.

Polisi juga menemukan kendaraan roda dua di lokasi kejadian. Polisi memeriksa kendaraan itu dan mendapati nama yang diduga adalah suami korban.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • polres jombang
  • jombang
  • penemuan mayat
  • mayat ibu dan anak
  • penemuan jenazah
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Usai Yordania, Prabowo lanjutkan lawatan ke UEA bertemu Presiden MBZ
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Resep Bakwan Sayur Krispi dan Sambal Kacang ala Chef Devina Hermawan untuk Buka Puasa
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
Perjanjian Dagang RI-AS: Ancaman Terselubung bagi Jurnalisme Indonesia?
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Kapolri Soroti Bahaya Deepfake dan AI, Harap Media Jadi Penjernih Informasi
• 21 jam laludetik.com
thumb
BSKDN Kemendagri Dorong Kebijakan Publik Berbasis Bukti
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.