PT Astra International Tbk (ASII) resmi menuntaskan program pembelian kembali atau buyback saham. Dari total anggaran Rp2 triliun, Perseroan telah merealisasikan Rp684,97 miliar atau setara 34,2 persen. Dengan demikian, sisa dana yang belum terpakai mencapai Rp1,31 triliun.
"Selama periode pembelian kembali saham, perseroan telah melakukan pembelian kembali saham sebanyak 104.850.800 dengan nilai keseluruhan Rp684.972.984.388," kata Sekretaris Perusahaan Astra, Gita Tiffany Boer, dikutip dari keterbukaan informasi Kamis (26/2).
Sepanjang periode buyback, Astra berhasil menyerap 104.850.800 lembar saham. Jika dirinci, harga rata-rata pembelian berada di kisaran Rp6.532 per saham. Program ini sebelumnya dijalankan dalam rentang waktu 19 Januari 2026 hingga 25 Februari 2026 dengan total anggaran maksimal Rp2 triliun.
Baca Juga: Perusahaan Pembiayaan Astra Bukukan Laba Rp1,96 Triliun Sepanjang 2025
Perseroan menetapkan bahwa jumlah saham yang dibeli kembali tidak boleh melampaui 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Selain itu, setelah buyback, porsi saham free float wajib tetap minimal 7,5 persen dari modal ditempatkan dan disetor.
Meski menyerap ratusan miliar rupiah dana perusahaan, manajemen memastikan tidak ada dampak signifikan terhadap operasional maupun kondisi keuangan.
”Informasi atau fakta material yang diungkapkan dalam laporan ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan,” ujar Gita.
Lebih lanjut, Astra juga membuka peluang melanjutkan aksi serupa.
"Perseroan memiliki rencana untuk melakukan program pembelian kembali saham yang baru. Detail pelaksanaan akan diputuskan dan disampaikan lebih lanjut oleh Perseroan. Program tersebut akan dilakukan berdasarkan POJK No. 13 Tahun 2023 tentang Kebijakan Dalam Menjaga Kinerja Dan Stabilitas Pasar Modal Pada Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan atau POJK No. 29 Tahun 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perusahaan Terbuka," pungkas Gita.
Baca Juga: Penjualan Mobil Astra Capai 34.867 Unit Naik 0,97% di Januari 2026
Sebagai informasi tambahan, saham ASII jelang penutupan perdagangan Kamis (26/2) terpantau naik tipis 0,38% ke level Rp6.675. Dalam sepekan menanjak 1,14% namun terkoreksi -2,56% sepanjang sebulan terakhir.





