Eks Bupati Nina Agustina Loncat ke PSI, PDIP Indramayu: Tahunya dari Media

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

INDRAMAYU, DISWAY.ID-- Peta politik di "Kota Mangga" menghangat. Mantan Bupati Indramayu periode 2021–2025, Nina Agustina, dikabarkan menanggalkan seragam merah PDI Perjuangan dan berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kabar kepindahan ini diperkuat dengan beredarnya foto Nina saat meminta restu kepada Presiden RI ke-7, Joko Widodo, di kediamannya di Solo, Rabu (25/2).

Dalam pertemuan tersebut, Nina tampak didampingi oleh Ketua DPW PSI Jawa Barat, Abang Ijo Hapidi.

BACA JUGA:Diskon Tarif Lebaran Berlaku, ASDP Jamin Pengembalian Selisih Tarif

Menanggapi manuver politik mantan orang nomor satu di Indramayu tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Indramayu, H. Sirojudin, mengaku cukup terkejut.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada surat pengunduran diri maupun komunikasi resmi yang masuk ke meja partai.

"Kami justru tahunya dari media dan unggahan di medsos. Secara organisasi, sampai saat ini belum ada komunikasi resmi dari Ibu Nina kepada DPC terkait perpindahan tersebut," ujar Sirojudin kepada Radar Indramayu (Disway Group), Kamis (26/2).

Meski demikian, Sirojudin membenarkan bahwa sinyal "ingin pindah" sebenarnya sudah tercium sejak Nina menelan kekalahan dalam kontestasi Pilkada Indramayu 2024 lalu.

"Memang sempat ada sinyal ingin pindah partai pasca-Pilkada kemarin, meski saat itu tidak disebut secara gamblang mau ke mana," imbuhnya.

Ditinggalkan oleh kader yang pernah dua kali diusung dalam Pilkada tentu bukan perkara kecil. Namun, Sirojudin menegaskan bahwa mesin partai banteng di Indramayu terlalu kuat untuk goyah hanya karena satu orang.

BACA JUGA:Terkuak! Pengemudi Mobil yang Lawan Arah di Gunung Sahari Bawa 4 Nopol Palsu dan Sajam

Ia memastikan kepindahan Nina tidak akan menggerus basis massa PDIP di Indramayu. Keyakinan ini didasari oleh struktur organisasi yang sudah mengakar hingga ke tingkat RT/RW.

"Struktur kami sangat solid. Ada sekitar 6.000 pengurus dan kader yang tersebar di seluruh tingkatan kepengurusan di Indramayu. Jadi, saya rasa kepindahan ini tidak akan memengaruhi basis massa kami," tegas pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Indramayu ini.

Bagi PDIP Indramayu, fenomena loncat pagar adalah bumbu biasa dalam dunia politik. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri ini memilih untuk tetap menghormati keputusan pribadi setiap kader, termasuk langkah Nina yang kini memilih merapat ke partai pimpinan Kaesang Pangarep tersebut.

"Ini hal yang lumrah. Perpindahan kader adalah bagian dari dinamika politik yang terus berjalan. Fokus kami sekarang adalah konsolidasi internal untuk menghadapi tantangan politik ke depan," pungkas Sirojudin.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anak Alumni LPDP Dwi Sasetningtyas Ternyata Masih Berstatus WNI, Ini Penjelasan Kementerian Hukum
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Foto: Wajah Baru Jalan Rasuna Said Tanpa Tiang Monorel
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Dominasi Ritel dan Krisis Komunikasi Publik
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
5 Musim di PPT, Tio Pakusadewo Alami Perubahan Besar dalam Kehidupan Pribadinya
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ditpolairud Polda NTT Berbagi Takjil untuk Nelayan di Perairan Larantuka
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.