Warga Condet Deg-Degan, Tambalan Galian PDAM Rawan Amblas saat Hujan

disway.id
12 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Pekerjaan galian yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Condet, Jakarta Timur, tak hanya menimbulkan kemacetan saja, tetapi dapat mengakibatkan kerusakan pada jalan.

Diketahui bahwa PDAM tengah melakukan pekerjaan dari jalan raya TB Simatupang mengarah ke Condet sampai PGC Cililitan, Jakarta sebanyak sekitar 10 galian.

Kekhawatiran terbesar bagi pengguna jalan adalah kualitas tambal sulam pascagalian kerap tidak maksimal dan berpotensi membahayakan pengendara.

BACA JUGA:Parah! Jalan Raya Condet Macet Total Imbas Galian PDAM, Lewat Sana Cuma 6-13 Km/Jam

Hal tersebut diungkapkan oleh pengguna jalan, Ray yang sering melintasi lajur tersebut. 

Ia menilai hasil akhir proyek galian sering kali tidak mengembalikan kondisi jalan seperti semula.

"Oh pasti tidak maksimal. Kalau saya lihat, setiap galian itu pasti tidak sesuai seperti semulanya," ungkap Ray saat ditemui disway.id di lokasi, Rabu, 25 Februari 2026.

BACA JUGA:Rumah Yaqut Cholil di Condet Terpantau Sepi Usai Penetapan Tersangka

Menurut pria berusia 39 tahun ini hasil dari tambal sulam biasanya tidak sesuai dengan kepadatan struktur tanah galian yang umumnya dapat menyatu pada jalan.

Hal itu justru membuat tambalan pada aspal mudah terkelupas, ditambah ketika diguyur atau dilintasi kendaraan berat.

"Karena tanahnya tidak padat, ketika ditambal hanya asal-asalan. Saat hujan, tanah itu akan amblas. Bahkan dilalui kendaraan pun bisa amblas," jelasnya.

BACA JUGA:Menang di Real Count KPU, Relawan dan Warga Pendukung Pram-Rano Gelar Tasyakuran di Condet

Dengan begitu, Ray mengingatkan kepada pemerintah daerah ataupun instansi terkait agar lebih teliti dalam melakukan tambal sulam.

Sebab, hal tersebut kerap tak tertangani dengan baik sampai bisa menjadi jebakan bagi pengendara motor maupun mobil, terutama pada malam hari atau saat hujan deras.

"Semoga pemerintah menekan proyek-proyek seperti ini supaya ketika menggali atau menambal, hasilnya bisa seperti awal lagi. Biar nanti tidak ada korban-korban yang lain," paparnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Marak Laporan Mitra “Mark Up” Bahan MBG, SPPG Diminta Putus Kerja Sama
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Apakah Presiden Bekerja untuk Rakyat? Demokrat Pertanyakan Kepemimpinan Trump
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Buka Puasa Bersama Elemen Bangsa, Kapolri Ajak Jaga Persatuan Demi Asta Cita
• 10 jam laluokezone.com
thumb
1 Penerima LPDP di Inggris Bisa Habiskan Rp 967 Juta Setahun, di UGM Rp 75 Juta
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Perkara Korupsi Pasar Cinde Ditutup, Kejari Palembang Nyatakan Status Hukum Alex Noerdin Gugur
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.