Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas memberi arahan kepada Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR dalam acara buka puasa bersama di Gedung DPR RI.
Zulhas meminta seluruh kader harus bersatu dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam merumuskan maupun menyampaikan kebijakan.
“Berpartai itu satu tim. Kita ini satu tim. Oleh karena itu seluruh kebijakan-kebijakan itu nanti kita harus diskusikan bareng-bareng. Enggak bisa sendiri-sendiri,” ucap Zulhas kepada wartawan, Kamis (26/2).
“Termasuk nanti memutuskan atau penyampaian pendapat, itu harus bersama-sama sebagai kepentingan satu tim tadi gitu. Jangan sampai nanti masing-masing satu dengan yang lain berbeda. Nah kan repot kita,” tambahnya.
Harus Sevisi dengan PresidenZulhas menekankan, PAN harus satu visi dengan Presiden RI ke-8, Prabowo Subianto.
“Jadi saya tegaskan bahwa berpartai itu kita ini adalah satu kesatuan, satu tim yang utuh, ya, dengan platform cita-cita sama dengan visinya Bapak Presiden ya,” ujar Zulhas.
Pesan tersebut disampaikan di tengah dinamika pembahasan sejumlah kebijakan di DPR, yang membutuhkan sikap politik fraksi yang solid.
Minta Kader Perhatikan Masyarakat Saat RamadanSelain soal soliditas politik, Zulhas meminta kader PAN menunjukkan kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
“Saya minta teman-teman di fraksi, salah satu tujuan berpuasa itu kan kesalehan sosial. Bagaimana kita haus, bagaimana kita lapar ya. Dan tentu itu harus ditunjukkan. Maka saya minta teman-teman fraksi untuk berbagi, berbuat,” ucapnya.
“Jangan sampai ada masyarakat kita di bulan puasa ini yang kurang makan, apalagi lebaran nanti. Begitu lebaran jangan sampai ada yang tidak bahagia, ada yang kekurangan,” tambah Zulhas.
Ia meminta seluruh anggota Fraksi PAN kembali ke daerah pemilihan (dapil) masing-masing dan memastikan kebutuhan konstituen terpenuhi.
“Oleh karena itu saya minta seluruh anggota fraksi untuk berbagi. Kan DPR itu ada daerahnya, ada konstituennya kan? Datangi konstituennya, lihat apa yang diperlukan,” ujarnya.
“Nah saya minta teman-teman semuanya berbagi ke daerahnya masing-masing. Itu yang nomor satu,” lanjut Zulhas.





