Polisi Ungkap Pemicu Adik Bunuh Kakak di Kelapa Gading: Akibat Permasalahan Perlengkapan Mandi

tvonenews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru di balik insiden pembunuhan kakak kandung berinisial MAR oleh adiknya berinisial MAH, yang menggunakan palu di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Pusat, pada Selasa (24/2/2026).

Kasat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Ni Luh Sri Arsini mengatakan, pemicu pembunuhan ini lantaran barang sang kakak yang tidak dipindahkan dari kamar adiknya.

“Nah, sebenarnya sih pemicunya karena ada abangnya tuh naruh ada barang-barang pribadi lah di kamarnya si adik. Perlengkapan mandi, handuk, gitu. Nah tidak  segera dipindahkan oleh abangnya,” ucap Sri, kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).

Kemudian, atas peristiwa tersebut, sang ibu menegor MAR, namun tidak direspons dengan baik, sehingga MAH semakin marah dan melancarkan aksinya.

“Ketika, ditegor oleh Ibunya, si abangnya cuek lah responnya, kurang menyenangkan buat si adik. Itulah pemicu dia menjadi marah sekali gitu. Kemudian langsung ngambil palu dari dapur, diketok ke kepala kakaknya saat kakaknya ngasih makan binatang,” jelas Sri.

Sementara itu, Sri mengungkapkan, ternyata anak berhadapan dengan hukum ini memiliki dendam pribadi dengan kakaknya.

“Sebenarnya kan ada masalah-masalah sebelumnya yang terpendam gitu antara kakak sama adik. Itu ya ini sih komunikasinya agak tersumbat gitu, si adik kan pendiam gitu,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan terjadi diduga dilakukan oleh seorang adik terhadap kakaknya sendiri, di rumahnya Jalan Puskesmas, Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara, Selasa (24/2/2026) petang. 

Diketahui, korban adalah MAR (22), sementara sang adik MAH masih di bawah umur. Diketahui, pelaku memukul kakaknya menggunakan palu di kepala.

Seorang warga, Rizki, mengungkapkan bahwa insiden itu terjadi sekitar 17.15 WIB. Ia mendengar suara teriakan dari ibu kakak beradik itu yang terdengar panik. 

Rizki melihat korban tergeletak bersimbah darah di belakang pintu rumah atau di ruang tamu. Sementara pelaku masih berdiri memegang palu. 

"Ibunya keluar teriak-teriak, saya keluar kebetulan sudah berdarah, kakaknya sudah terkapar di bawah, adiknya masih megang palu," kata Rizki, diwawancarai tim tvOne, Rabu (24/2/2026). 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Terungkap! Mobil Calya Ugal-ugalan di Gunung Sahari karena Pakai Pelat Palsu
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
15 Contoh Dongeng Bahasa Sunda Singkat untuk Anak
• 3 jam lalutheasianparent.com
thumb
Wamendagri Bima Pastikan Sinkronisasi Daerah demi Capai Target Net Zero Emission
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Jelang Implementasi B50, Aprobi: Jumlah Badan Usaha Biodiesel Bertambah
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Suasana Rumah Duka Eks Gubernur Sumsel Almarhum Alex Noerdin
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.