FAJAR, JAKARTA – Posisi Maarten Paes di bawah mistar gawang Ajax Amsterdam kini berada dalam ancaman serius. Padahal, kiper Timnas Indonesia ini baru saja bergabung dari FC Dallas.
Raksasa Belanda tersebut dilaporkan tengah menjalankan skenario kejam. Mereka berburu kiper utama baru yang lebih berpengalaman. Sebuah langkah yang berpotensi menendang Maarten Paes ke bangku cadangan musim depan.
Kabar mengejutkan ini dirilis oleh media Belanda, Algemeen Dagblad, yang menyebut manajemen Ajax belum sepenuhnya puas dengan komposisi penjaga gawang saat ini.
Direktur Teknik Ajax, Jordi Cruyff, dikabarkan sedang aktif mencari sosok kiper matang yang bisa langsung dipasang sebagai pilihan utama. Kiper tersebut bisa menggeser peran Paes yang semula diproyeksikan menjadi tembok pertahanan tim.
Keputusan Jordi Cruyff untuk mencari kiper baru memicu spekulasi bahwa Maarten Paes kemungkinan besar hanya akan diplot sebagai pemain pelapis. Ajax nampaknya ingin memastikan posisi penjaga gawang diisi oleh sosok yang benar-benar siap.
Terutama dalam menghadapi tekanan tinggi di Eredivisie maupun kompetisi Eropa. Mengingat, performa lini pertahanan menjadi aspek yang terus dievaluasi dalam beberapa musim terakhir.
Kondisi ini tentu menjadi ujian berat bagi Paes. Kedatangannya yang sempat dianggap sebagai langkah serius Ajax memperkuat sektor kiper, kini justru dibayangi oleh rencana perekrutan pemain baru yang memiliki jam terbang lebih mapan.
Korbankan Talenta Muda
Skenario Ajax ini tidak hanya berdampak pada Maarten Paes, tetapi juga pada talenta muda potensial mereka, Joeri Heerkens. Demi memberikan ruang bagi kiper utama yang baru nantinya, Heerkens kemungkinan besar akan “dibuang” sementara ke klub lain.
Joeri Heerkens berpeluang besar dipinjamkan ke Heracles Almelo untuk menambah jam terbang.
Tantangan Pembuktian bagi Paes
Situasi ini memaksa Maarten Paes untuk bekerja ekstra keras di sesi latihan dan setiap menit bermain yang ia dapatkan. Ia harus membuktikan bahwa kualitasnya layak untuk menjadi pilihan utama sebelum bursa transfer musim panas benar-benar dibuka.
Jika gagal tampil impresif secara konsisten, skenario kejam Ajax untuk mendatangkan kiper bintang baru hampir pasti akan membuat Paes menghabiskan lebih banyak waktu di bangku cadangan.
Publik sepak bola Indonesia kini menanti, apakah “Tembok” Timnas ini mampu mematahkan keraguan manajemen Ajax atau justru tersisih oleh persaingan internal. (*)





