FAJAR, YOGYAKARTA — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa dari Fraksi Gerindra, Hasrul Abdul Rajab, menyampaikan bahwa di sela-sela kunjungan kerja DPRD Gowa pada 23–26 Februari 2025, rombongan tetap memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk meningkatkan ibadah.
“Di sela-sela kunjungan, dalam Ramadan ini kami tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bersama-sama melaksanakan salat subuh berjamaah di masjid depan hotel tempat kami menginap,” ujar Hasrul Abdul Rajab.
Karena keaktifan rombongan dalam setiap waktu salat berjamaah, pengurus Masjid Gading Baru memberikan kesempatan kepada anggota DPRD Gowa untuk menyampaikan kultum setelah salat subuh.
Kesempatan tersebut diwakili oleh H. Mappasomba Amir Dg Sila dari Dapil 5. Dalam kultumnya, H. Mappasomba Amir mengajak jamaah untuk mendoakan masyarakat Kabupaten Gowa yang tengah terdampak bencana banjir agar diberikan kekuatan dan keselamatan. Kunjungan kerja tersebut diikuti oleh sejumlah anggota DPRD Gowa dari berbagai fraksi.
Di Komisi IV, rombongan dipimpin oleh Hasrul Abdul Rajab bersama Tyna, dengan anggota di antaranya H. Nur As’ad Hijaz (PPP), Wardah Hamdat (Golkar), Hasmolla (NasDem), Arfandi Parani (Gerindra), serta H. Mappasomba Amir Dg Sila (PAN).
Sementara itu, Komisi II terdiri dari Kasim Sila (PAN), Dian Purnamasari (Gerindra), Eka Afriani (Gerindra), Ayu Nurdani (PPP), Ajim Sulfikar (Golkar), Faizal Nyengka (PAN), Hj. Sutihati Dahlan (Demokrat), Hj. St. Haniah Hafid (PKB), Rosita (NasDem), Nurjannah (NasDem), Abd. Kadir Tulo (PPP), dan lainnya.
Dalam agenda kunjungan, Komisi II melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Bantul dan DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta. Sedangkan Komisi IV melakukan kunjungan ke DPRD Kota Yogyakarta dan pada hari kedua melanjutkan kunjungan ke DPRD Kabupaten Sleman.
Hasrul Abdul Rajab menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berkaitan dengan pendalaman peran DPRD dalam pengawasan dan pengelolaan retribusi pariwisata guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gowa.
“Kami ingin mempelajari bagaimana pengawasan dan tata kelola retribusi pariwisata yang efektif agar bisa menjadi referensi dalam meningkatkan PAD di Kabupaten Gowa,” tutupnya. (*)





