Vivo Y05 Rilis, Usung Baterai 6.500 mAh dan Layar 120Hz di Harga Rp1 Jutaan

medcom.id
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Vivo memperkenalkan Vivo Y05 ke pasar global dengan memulai penjualan di Malaysia dan sejumlah negara Timur Tengah. Perangkat ini menyasar segmen entry-level dengan fokus pada daya tahan baterai besar dan layar dengan refresh rate tinggi.
 
Vivo Y05 hadir dengan layar IPS LCD 6,74 inci beresolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Dukungan ini tergolong jarang di kelas harganya, yang umumnya masih menggunakan panel 60Hz atau 90Hz. Layar tersebut juga memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 1.200 nits, sehingga tetap cukup jelas digunakan di luar ruangan.
 
Dari sisi performa, ponsel ini ditenagai chipset Unisoc T7225 fabrikasi 12nm yang dipadukan dengan RAM 4GB. Tersedia fitur Extended RAM yang memungkinkan penambahan RAM virtual hingga total 8GB. Untuk penyimpanan, Vivo menyediakan opsi 64GB dan 128GB, serta dukungan kartu microSD hingga 2TB.

Salah satu nilai jual utamanya terletak pada baterai berkapasitas 6.500 mAh. Kapasitas ini lebih besar dibanding standar ponsel entry-level yang umumnya berada di kisaran 5.000 mAh. Pengisian daya didukung fast charging 15W melalui port USB Type-C.
 
Di sektor kamera, Vivo Y05 dibekali kamera belakang 8MP (f/2.0) dengan LED flash serta kamera depan 5MP (f/2.2) untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video. Perangkat ini juga dilengkapi pemindai sidik jari di sisi bodi dan tetap mempertahankan jack audio 3,5 mm.
 
Untuk ketahanan, Vivo Y05 telah mengantongi sertifikasi IP65 yang membuatnya tahan terhadap debu dan percikan air ringan. Struktur bodinya juga dirancang lebih kokoh untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat benturan ringan. Perangkat ini menjalankan OriginOS 6 berbasis Android 16.
 
Di pasar Malaysia, Vivo Y05 dibanderol dengan harga mulai RM399 atau sekitar Rp1,3 jutaan. Meskipun saat ini baru tersedia di Malaysia dan Timur Tengah, sinyal kehadiran perangkat ini di Indonesia terbilang cukup kuat.
 
Perangkat dengan nomor model V2556 tersebut telah mengantongi sertifikasi TKDN Kemenperin dengan nilai 35,10 persen. Hal ini menandakan peluncuran resminya di Indonesia kemungkinan hanya tinggal menunggu waktu.
 
(Sheva Asyraful Fali)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
129 Jurnalis Meninggal Dunia di Jalur Gaza Sepanjang 2025, Data CPJ: Dua per Tiga Dibunuh Israel
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pelaku yang Pukul Petugas SPBU di Cipinang Dijerat Ancaman 2,5 Tahun Penjara
• 6 jam laludisway.id
thumb
Polri Bongkar Sindikat SMS Blast Phishing E-Tilang Palsu, Lima Tersangka Diamankan
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Wakil Presiden Galatasaray Terang-terangan Ingin Angkut Hakan Calhanoglu dari Inter Milan di Bursa Transfer Musim Panas Nanti
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Terungkap! Asal Pelat L 1 XD Vellfire di SPBU Cipinang, Pelaku Agresif Karena Sabu dan Ganja
• 13 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.