Wamensos Minta Gugus Tugas Mitigasi Transisi Sekolah Rakyat Permanen

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

BOGOR, DISWAY.ID -- Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya mitigasi pada masa transisi Sekolah Rakyat Rintisan ke Sekolah Rakyat Permanen yang sedang dalam proses pembangunan.

“Tadi evaluasi, yang selanjutnya adalah mitigasi perpindahan dan pembangunan sekolah permanen. Ini sekarang sedang proses transisi. Jadi garis besarnya itu, dari 166 sekolah rintisan, itu tidak semuanya memiliki calon sekolah permanen yang sedang dibangun tahun ini,” kata Agus Jabo, Kamis, 26 Februari 2026.

Dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Pengendalian Operasional Sekolah Rakyat yang diselenggarakan di Sentra Terpadu Inten Soeweno, Bogor, Jawa Barat, Agus Jabo menyampaikan, dari total 166 titik Sekolah Rakyat rintisan, saat ini sedang dipersiapkan 98 titik gedung permanennya.

BACA JUGA:Mudik Gratis Kemenhub, Tersedia 401 Bus, Ini Cara Pendaftarannya

BACA JUGA:Jelang Mudik, Hutama Karya Siap Fungsikan Tol Palembang-Betung Seksi 1 dan 2

Oleh karena itu, Agus Jabo mengajak Gugus Tugas Pengendalian Operasional Sekolah Rakyat untuk menyusun skenario simulasi perpindahan Sekolah Rakyat rintisan ke Sekolah Rakyat permanen secara detail dan berbasis data.

“Sudah ada skema, sudah ada simulasi, tetapi paling tidak gugus tugas ini harus sudah bisa memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi, terutama bagi siswa-siswa dan guru serta tendik yang nanti akan kita pindahkan dari sekolah rintisan ke sekolah permanen yang itu tidak ada di kota itu,” ujarnya.

Kemudian, Agus Jabo juga memberikan beberapa arahan kepada gugus tugas terkait proses mitigasi transisi Sekolah Rakyat permanen.

Pertama meminta perkuat kolaborasi dengan Kementerian PU terkait mekanisme monitoring terhadap progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

“Saya juga itu terlibat untuk proses pengawasan supaya kemudian pembangunan Sekolah Rakyat (permenan) ini yang betul-betul tempat waktu, di Bulan Juli kita sudah bisa membuka atau merekrut siswa baru termasuk memindahkan siswa-siswa dari sekolah rintisan,” jelasnya.

BACA JUGA:Komisi VI DPR: Impor 105 Ribu Mobil Pick Up India Belum Pernah Dibahas di DPR

BACA JUGA:Menhub: Keselamatan Penerbangan adalah Prioritas Strategis Pemerintah

Arahan selanjutnya untuk mitigasi transisi ke Sekolah Rakyat permanan yaitu segera mengajukan formasi ASN untuk guru dan tenaga kependidikan (tendik) secara bertahap paling lambat akhir Maret.

Terakhir, memastikan seluruh proses berjalan dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak.

“Jadi saya ingatkan lagi, semua ini dalam rangka mendukung, mendorong program program Sekolah Rakyat dalam memutus transmisi kemiskinan itu betul-betul bisa tercapai,” pungkasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Memanggil Bendahara KONI Kota Madiun Rahma Noviarini sebagai Saksi Kasus Korupsi yang Menjerat Wali Kota Nonaktif Maidi
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Askrindo dan HIPMI Hadirkan Asuransi bagi Pengusaha Muda di Tarakan
• 37 menit lalubisnis.com
thumb
Kemensos Salurkan Bantuan Jadup ke Korban Bencana di Bener Meriah
• 17 jam laludetik.com
thumb
Baru Babak Pertama, Persib Bandung Hajar Madura United 3-0
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Persijap Datangkan Eks Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia
• 22 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.