Tunjangan Guru Madrasah Belum Cair, Kemenag Minta Tak Khawatir

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, meminta para guru madrasah tidak khawatir karena Tunjangan Profesi Guru (TPG) belum cair pada Januari dan Februari 2026.

"Biasanya pengalaman kami selalu setiap belanja pegawai itu dipenuhi. Enggak usah khawatirlah, ini kan pemerintah," kata Suyitno saat ditemui di Kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Kamis (26/2/2025).

Baca juga: Kemenag Jelaskan Alasan TPG Madrasah Belum Cair, Bukan karena Tidak Ada Anggaran

Ia memastikan bahwa proses pencairan TPG Madrasah sebenarnya tidak ada masalah, tetapi prosesnya memang harus melalui tahapan prosedur di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

"Enggak ada kendala, semua sesuai dengan tahapan prosedur. Karena prosedurnya begitu, jadi semua pengajuan di-review dulu, jadi sesuai prosedurnya," tuturnya.

Secara aturan, anggaran untuk tunjangan guru baru bisa diajukan apabila Pendidikan Profesi Guru (PPG) telah selesai dilaksanakan.

"Hanya menyangkut prosedural, jadi waktu itu masih proses pembelajaran PPG, secara aturan waktu belajar itu belum boleh dianggarkan, menunggu kelulusan, kan ini baru diumumkan kelulusannya," ucapnya.

Baca juga: Keluh Kesah Guru Madrasah Swasta: Gaji Kecil, Ikut Seleksi ASN Tak Bisa

Karena itu, setelah PPG lulus, Kemenag baru mengajukan anggaran TPG sesuai dengan kebutuhan belanja pegawainya.

"Dalam proses itu kemudian direview Irjen dan sekarang sedang berproses. Jadi memang begitu, PPG kan akhir tahun, enggak mungkin kami ajukan anggaran di akhir tahun," ucapnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Meski belum mengungkapkan kapan TPG Madrasah cair, Suyitno berharap tunjangannya segera diberikan secepatnya.

"Ya doakan secepatnya karena kan bukan hanya kami yang terlibat, ada kementerian lain yang mengurusi," jelasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jelang Arus Mudik, Pertamina Siagakan Pasokan BBM dan Layanan di Rest Area
• 9 jam laludisway.id
thumb
INET Akuisisi 60 Persen Saham Trans Hybrid, Nilai Transaksi Rp160 Miliar
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Aturan Free Float 15 Persen, Notasi Khusus hingga Risiko Delisting Jadi Sorotan Analis 
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Strategi Pemerintah dalam Alokasi Dana MBG Dinilai Layak Diapresiasi
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menjemput Berkah Ramadhan, Dompet Dhuafa Gelar Tarhib Bersama 100 Anak Yatim di Green Lido
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.