Cara Detox Media Sosial Selama Ramadhan agar Ibadah Lebih Fokus dan Hati Lebih Tenang

viva.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Bulan Ramadhan menjadi momen refleksi dan pengendalian diri, bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari distraksi yang menyita waktu. Salah satu distraksi terbesar di era digital adalah media sosial. 

Tanpa disadari, scrolling berjam-jam bisa menghabiskan waktu produktif, bahkan mengurangi kualitas ibadah.

Baca Juga :
Alasan Pengguna ChatGPT Melejit Tajam selama Ramadhan
Sahur Bikin Kurang Tidur? Simak Cara Atur Pola Istirahat Selama Ramadhan

Detox media sosial selama Ramadhan bukan berarti harus menghilang total dari dunia digital. Namun, mengatur ulang kebiasaan penggunaan gawai dapat membantu Anda lebih fokus beribadah, menjaga kesehatan mental, dan meningkatkan kualitas interaksi di dunia nyata.

Cara Detox Media Sosial Selama Ramadhan

1. Tentukan Tujuan Detox

Mulailah dengan menetapkan niat yang jelas. Apakah ingin mengurangi screen time, menghindari konten negatif, atau memperbanyak waktu untuk ibadah? Dengan tujuan yang spesifik, Anda lebih mudah konsisten menjalankannya.

2. Batasi Waktu Akses Harian

Manfaatkan fitur pembatasan waktu pada aplikasi seperti Instagram, TikTok, atau X. Anda bisa mengatur batas penggunaan, misalnya maksimal 30–60 menit per hari.

3. Hapus Aplikasi Sementara

Jika merasa sulit mengontrol diri, cobalah menghapus aplikasi media sosial selama Ramadhan. Langkah ini efektif untuk memutus kebiasaan membuka aplikasi secara refleks saat merasa bosan.

4. Ganti Waktu Scroll dengan Aktivitas Positif

Alihkan waktu scrolling dengan membaca Al-Qur’an, buku pengembangan diri, atau mengikuti kajian online. Anda juga bisa memperbanyak waktu bersama keluarga saat berbuka dan sahur tanpa terdistraksi notifikasi.

5. Matikan Notifikasi yang Tidak Penting

Notifikasi yang terus muncul sering kali memicu keinginan membuka aplikasi. Nonaktifkan notifikasi yang tidak mendesak agar fokus Anda tidak mudah terpecah.

6. Buat Zona Bebas Gawai

Terapkan aturan sederhana, seperti tidak menggunakan ponsel saat sahur, berbuka, dan satu jam sebelum tidur. Zona bebas gawai membantu menciptakan momen yang lebih khusyuk dan berkualitas.

7. Evaluasi Perasaan Setelah Mengurangi Media Sosial

Perhatikan perubahan yang Anda rasakan. Banyak orang mengaku lebih tenang, tidak mudah membandingkan diri dengan orang lain, dan memiliki waktu lebih banyak untuk hal-hal yang bermakna setelah mengurangi paparan media sosial.

Detox media sosial selama Ramadhan bukan sekadar tren, tetapi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas diri. Mengurangi distraksi digital, Anda memberi ruang bagi hati dan pikiran untuk lebih fokus pada ibadah dan refleksi.

Baca Juga :
THR 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal dan Aturannya
5 Ide Menu Sahur Ramadhan Simple, Cuma Butuh Telur Aja!
Bolehkah Minum Matcha saat Sahur? Begini Manfaat dan Potensi Risikonya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Politikus Gerindra Ini Singgung Dukungan Bu Mega terhadap Program MBG
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Marak Laporan Mitra “Mark Up” Bahan MBG, SPPG Diminta Putus Kerja Sama
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Empat Tahun Perang Rusia–Ukraina: Dua Juta Korban di Balik Perang Atrisi Ekstrem
• 19 jam laluerabaru.net
thumb
Kepala BRIN Soal Lulusan LPDP: Dibiayai Negara Harus Pulang, Itu Uang Rakyat
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Perkuat Armada dan Permodalan, Danantara Pastikan Garuda Optimalkan Kinerja di 2026
• 7 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.