Kemenag Gandeng British Council, Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Guru Madrasah

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kemenag menggandeng British Council untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru di madrasah.

Menag Gandeng British Council, Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Guru Madrasah

IDXChannel - Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng British Council untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris guru di madrasah. Peningkatan kompetensi itu melalui program keprofesian berkelanjutan yang berlangsung selama delapan minggu. 

Kolaborasi itu ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman pada November 2025 lalu. 

Baca Juga:
Kemenag Targetkan Rp4,5 Triliun Dana BOS Madrasah Swasta Cair Sebelum Lebaran 2026

"Kami ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada British Council atas kontribusi konkretnya dalam meningkatkan kompetensi bahasa Inggris para guru Madrasah di seluruh Indonesia," kata Menag dalam sambutannya di kantor Kemenag RI, Jakarta, Kamis (26/2/2026). 

Melalui kolaborasi ini, kata dia, sebanyak 720 guru bahasa Inggris dari Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah telah meningkatkan tidak hanya kemahiran bahasa mereka, tetapi juga keterampilan pedagogisnya. 

Baca Juga:
Menag Tak Bisa Dijerat Pasal Gratifikasi Terkait Jet Pribadi, Begini Kata KPK

"Ini bukanlah pencapaian kecil. Ini adalah investasi strategis bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia," katanya. 

Menag melanjutkan, guru adalah jantung dari pendidikan. Ketika guru berkembang, siswa akan tumbuh subur. Ketika guru memperoleh kepercayaan diri dalam bahasa Inggris, mereka membuka pintu pengetahuan yang lebih lebar bagi siswanya, menghubungkan mereka ke percakapan global, penelitian, inovasi, dan kolaborasi. 

Baca Juga:
Kemenag Tegaskan Tidak Ada Penyaluran Zakat untuk MBG

"Kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti di sini. Kami sangat berharap British Council dan Pemerintah Inggris akan terus mendukung Indonesia dalam memperkuat kualitas pendidikan, khususnya di Madrasah," katanya. 

Dia memandang bahwa kemitraan yang berkelanjutan, program pelatihan yang diperluas, dan keterlibatan guru yang lebih luas akan menjadi kunci untuk mencapai dampak jangka panjang. 

"Semoga kolaborasi ini terus berkembang, memberikan manfaat bagi kedua negara kita dan berkontribusi pada dunia yang lebih terdidik, terhubung, dan damai," kata dia.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
70 Inspirasi Nama Bayi Suku Dayak yang Penuh Makna
• 12 jam lalutheasianparent.com
thumb
Apa Alasan Orang Bangga dengan Negaranya?
• 20 jam lalukompas.id
thumb
Anti Ribet, Cek Pajak Mobil Sambil Rebahan Juga Bisa
• 14 jam lalumedcom.id
thumb
Hindari Hadangan Petugas, HM Ugal-ugalan di Kemacetan Jalan Gunung Sahari
• 16 jam lalukompas.id
thumb
Ratusan Kg Bahan Peledak Meledak di Swiss, 2 Orang Terluka-Bangunan Rusak
• 23 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.