Dwi Sasetyaningtyas Anak Siapa? Sosok Ayahnya Bukan Sembarang Orang, Ini Fakta Keluarganya

disway.id
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Dwi Sasetyaningtyas anak siapa menjadi informasi yang banyak dicari menyusul polemik pernyataannya selaku penerima beasiswa LPDP.

Latar belakang keluarga, hingga sosok ayah Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas diburu publik setelah pernyataan "cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan" viral di media sosial.

Dwi Sasetyaningtyas diketahui merupakan anak dari seorang manajer keuangan.

Meski begitu, alumni LPDP itu kerap membangun narasi bahwa dirinya berasal dari keluarga yang sederhana.

Dalam sebuah wawancara, Sasetyaningtyas pernah menyebut bahwa ayahnya bekerja sebagai financial manager yang sangat detail dalam menghitung segala sesuatu.

BACA JUGA:Berkaca dari Polemik Dwi Sasetyaningtyas, Lolos Beasiswa LPDP Bakal Lebih Ketat!

"Papa saya adalah seorang financial manager, apa-apanya dihitung," kata Tyas.

Financial manager atau manajer keuangan, profesi ayah Tyas merupakan Seorang profesional yang bertanggung jawab mengawasi kesehatan keuangan, operasional, dan strategi investasi suatu perusahaan.

Tugasnya menyusun laporan, membuat anggaran, mengelola risiko, serta memastikan kepatuhan hukum keuangan guna memaksimalkan nilai perusahaan serta mencapai tujuan jangka panjang.

Profesi tersebut umumnya dipandang sebagai posisi dengan stabilitas ekonomi yang baik.

Meski begitu, identitas mengenai ayah kandung Tyas tidak banyak diketahui publik hingga saat ini.

BACA JUGA:Tak Jalani Pengabdian, 4 Penerima LPDP Kembalikan Dana Beserta Bunganya

Namun, dalam unggahan lain, Tyas sempat menyampaikan bahwa sang ayah telah meninggal dunia.

Profil dan Biodata Dwi Sasetyaningtyas

Dwi Sasetyaningtyas merupakan lulusan ITB pada tahun 2013 dengan IPK 3,34.

Lalu, pada tahun 2015 ia lolos seleksi easiswa LPDP angkatan PK-35 untuk melanjutkan studi S2 atau magister di Delft Universiy of Technology, Belanda dengan mengambil program Sustainable Energy Technology dengan meneliti model bisnis panel surya (Solar PV) sebagai solusi penyediaan listrik di desa-desa terpencil, khususnya di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Perak Antam Naik Rp800, Sentuh Rp54.950/Gram Hari Ini
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub Siapkan 401 Bus Mudik Gratis 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Dokter Tifa Akui Viral Usai Jadi Ahli di Sidang CLS Ijazah Jokowi, Soroti Bulian di Medsos
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Mulai Tahun Depan Pemprov DKI Jakarta Akan Sediakan Beasiswa LPDP, Dari Mana Duitnya?
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kepala Sekolah Curhat ke Pramono: Minta Percepat Pencairan Dana-Zonasi PPDB
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.