Regenerasi di Bawah Mistar Inter Milan: Lukas Hornicek Jadi Kandidat Terkuat Suksesor Yann Sommer Musim Depan

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com – Langkah Inter Milan di bursa transfer mulai mengerucut pada satu nama. Klub asal Kota Mode itu dikabarkan serius mempertimbangkan kiper muda Braga, Lukas Hornicek, sebagai suksesor di bawah mistar.

Kebutuhan mencari penjaga gawang baru tak lepas dari masa depan Yann Sommer yang kian abu-abu. Kontrak kiper asal Swiss tersebut akan berakhir pada Juni mendatang dan hingga kini belum ada tanda-tanda perpanjangan.

Manajemen Nerazzurri disebut memilih bersikap realistis dalam menyusun rencana jangka panjang. Mereka tak ingin terlambat menyiapkan regenerasi di posisi krusial yang sangat menentukan stabilitas tim.

Di tengah situasi itu, nama Hornicek mencuat ke permukaan. Penjaga gawang berusia 23 tahun tersebut tampil konsisten bersama Sporting Braga dan dinilai memiliki prospek cerah.

Konfirmasi penting datang langsung dari sang agen, Bernd Gabriel. Dilansir dari FCInterNews, ia memastikan kliennya memiliki klausul rilis sebesar 30 juta euro dalam kontraknya.

Angka tersebut bukanlah rahasia di Portugal maupun Spanyol. Klausul rilis kerap menjadi titik awal negosiasi, bukan harga mati yang tak bisa diganggu gugat.

Gabriel bahkan mengisyaratkan peluang negosiasi di angka yang lebih rendah. Menurutnya, nominal sekitar 20 juta euro masih realistis jika semua pihak mampu menemukan kata sepakat.

Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Braga. Kontrak Hornicek masih berlaku hingga musim panas 2028 sehingga klub memiliki posisi tawar yang kuat.

Inter sendiri tidak bergerak sendirian dalam perburuan ini. Sejumlah nama lain seperti Noah Atubolu, Elia Caprile, dan Guglielmo Vicario juga masuk dalam radar pemantauan.

Namun, profil Hornicek dinilai paling sesuai dengan proyek jangka panjang Inter. Posturnya yang mencapai 1,99 meter membuatnya dominan dalam duel udara dan tangguh dalam situasi satu lawan satu.

Gabriel menggambarkan kliennya sebagai sosok yang tenang dan metodis. Ia menyebut Hornicek memiliki kontrol emosi luar biasa hingga dijuluki “Iceman” oleh orang-orang terdekatnya.

Julukan tersebut bukan sekadar gimmick. Di bawah tekanan pertandingan besar, ekspresi Hornicek nyaris tak berubah dan setiap keputusannya tetap terukur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Di Depan Raja Abdullah II, Prabowo Bicara Soal Perdamaian Gaza
• 15 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Klarifikasi Alyssa Soebandono Dituding Sebagai Penerima Beasiswa LPDP
• 14 jam lalucumicumi.com
thumb
Bukan Ancaman Ritel Modern, Mendag Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Mitra Distribusi Baru
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Langkah KDM Sikapi Opsen Pajak Kendaraan Melejit Bikin Gaduh: Pungutan di Jawa Barat Tidak Naik
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Sepi IPO di Lantai Bursa, Calon Emiten Kabur ke Luar Negeri?
• 22 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.