ANTARA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menanggung penuh biaya pengobatan tuberkulosis, baik TBC sensitif maupun resisten obat, sebagai bagian dari program quick win pemerintah untuk mempercepat eliminasi kasus secara masif dan terukur. Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Octavianus, Kamis (25/2) menyatakan pemerintah juga memberikan bantuan tunai dan dukungan pangan bagi pasien tidak mampu desil 1-4 untuk mendukung kepatuhan pengobatan. (Fadzar Ilham Pangestu/Satrio Giri Marwanto/Hilary Pasulu)





