Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Jadi Perhatian Serius Polda Sumsel dan Kemenimipas

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

Palembang, VIVA – Polda Sumatera Selatan memperkuat sinergi strategis bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Provinsi Sumatera Selatan guna mencegah potensi gangguan keamanan dan peredaran narkoba dari dalam lembaga pemasyarakatan.

Langkah tersebut ditegaskan dalam lawatan kerja yang berlangsung di Mapolda Sumsel, Kamis 26 Februari, dipimpin langsung Kapolda Sumsel Irjen Sandi Nugroho.

Baca Juga :
Terlibat Setoran ke AKBP Didik, Bandar Narkoba Ko Erwin Resmi Jadi DPO Bareskrim!
Meksiko Mencekam Usai Bos Kartel Narkoba Tewas, DPR: Keselamatan 45 WNI Jadi Prioritas

Data Kanwil Ditjenpas Sumsel menunjukkan jumlah warga binaan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 15.000 orang, dan lebih dari separuhnya merupakan pelaku tindak pidana narkoba.

Angka ini menjadi perhatian serius kedua institusi. Sebab, jaringan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam lapas masih menjadi ancaman nyata terhadap stabilitas kamtibmas.

Pertemuan tersebut juga mengevaluasi penanganan insiden kerusuhan di Lapas Musi Rawas. Polda Sumsel bersama jajaran Polres setempat sebelumnya telah melakukan langkah cepat pengamanan.

Sebagai tindak lanjut, narapidana yang terlibat telah dipindahkan ke Nusakambangan guna meminimalisir eskalasi lanjutan.

Langkah ini menunjukkan pola respons terpadu antara aparat keamanan dan pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas wilayah.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa dinamika keamanan modern menuntut kolaborasi lintas sektor. Selain ancaman narkoba, ia juga menyoroti potensi kejahatan siber, polarisasi sosial melalui media digital dan pentingnya profesionalisme aparat.

Kapolda berharap penguatan koordinasi dan pengawasan internal dapat mencegah insiden serupa yang terjadi di wilayah lain Indonesia.

Forum juga membahas implementasi KUHP baru, khususnya pidana kerja sosial yang memperluas peran Balai Pemasyarakatan.

Koordinasi lintas institusi dinilai krusial agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan celah pengawasan, sekaligus mampu menekan residivisme dan memperkuat rasa aman masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menegaskan komitmen institusinya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

“Sinergi dengan Kemenimipas sangat strategis, terutama dalam mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang bersumber dari dalam lembaga pemasyarakatan, termasuk peredaran narkoba yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung tertib dan kondusif. Kedua pihak sepakat menjaga kesinambungan komunikasi dan kolaborasi sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu di Sumatera Selatan.

Baca Juga :
Kabar Terbaru soal Kasat dan Kanit Polres Toraja Utara yang Diduga Terima Setoran Jual Narkoba
Pimpin Pemusnahan Barbuk, Kapolda Sumsel Irjen Sandi Komitmen Berantas Narkoba
Meksiko Masih Mencekam, Militer Baku Tembak dengan Anggota Kartel-Puluhan Orang Tewas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kisah di Balik Masjid Tjia Khang Hoo: Persembahan Mualaf yang Tak Lupa Akarnya
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Kasus ABK Fandi Dituntut Mati, Kejagung: Sudah Sesuai Fakta Sidang, Ada Mens Rea
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Tokoh Muslimah AS Mau Dideportasi Trump, Ada Apa?
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Jurgen Klopp Mendadak Cabut dari Red Bull, OTW Gabung Real Madrid Gantikan Posisi Xabi Alonso?
• 37 menit laluharianfajar
thumb
OJK Nilai Perpanjangan Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan Pacu Kredit Tumbuh 2 Digit
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.