JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dit Tipid Narkoba) Bareskrim Polri mengambil alih pengejaran terhadap bandar narkoba Erwin Iskandar Bin Iskandar alias Ko Erwin dari Polda Nusa Tenggara Barat (NTB).
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso menyebut pihaknya telah memasukkan Ko Erwin ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Benar Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengambil alih pengejaran DPO Erwin,” ungkap Brigjen Eko dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga: Eks Kapolres Bima Kota Nyatakan Tidak Perintahkan Malaungi Kerja Sama dengan Bandar Narkoba
DPO tersebut tercantum dalam surat nomor DPO/23/II/RES.4.2./2026/Dittipidnarkoba.
Dalam surat DPO itu, Polri turut menyertakan foto Ko Erwin beserta ciri-ciri khusus yang bersangkutan.
“Dengan ciri-ciri tinggi badan 167 cm, berat badan 85 kilogram, rambut pendek lurus hitam, warna kulit sawo matang,” bebernya, dilansir dari Tribratanews.
Sebagai informasi, Ko Erwin menjadi DPO terkait kasus narkoba yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, dan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi.
Dalam perkara ini, Ko Erwin dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) dan atau Pasal 137 Huruf a Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dan pasal 609 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo Undang-Undang Nomor 1 tahun 2026 tentang penyesuaian pidana.
Nama Ko Erwin sebelumnya sempat disinggung eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik dalam surat pernyataannya tertanggal 18 Februari 2026.
Dalam surat pernyataan yang disampaikan melalui tim kuasa hukumnya, Didik menegaskan tidak pernah memerintahkan mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi untuk meminta uang kepada Ko Erwin.
Didik juga membatah telah memerintahkan AKP Malaungi untuk bekerja sama dengan Ko Erwin.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- bareskrim polri
- bandar narkoba ko erwin
- pengejaran ko erwin
- dpo
- kasus narkoba
- kasus akbp didik





