Seskab Teddy: PEA Siap Banjiri Investasi Indonesia

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Abu Dhabi

Presiden Prabowo dan Presiden MBZ  Perkuat Kerja Sama Ekonomi di Abu Dhabi.

Presiden Uni Emirat Arab (PEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ), secara resmi menyatakan komitmen negaranya untuk memperluas skala investasi di Indonesia. 

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Kamis 26 Februari 2026.

Pertemuan tersebut menjadi momentum krusial bagi kedua negara dalam memperdalam kemitraan strategis, khususnya pada sektor ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Fokus pada Kerja Sama Konkret

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengonfirmasi bahwa agenda utama pembicaraan kedua pemimpin berfokus pada langkah-langkah nyata untuk meningkatkan volume investasi asing langsung dari PEA ke Indonesia.

Foto: @sekertariat.kabinet

"Pertemuan membahas kerja sama peningkatan investasi. Bilateral ditingkatkan. UAE ingin meningkatkan investasinya di Indonesia,” ujar Teddy saat memberikan keterangan resmi, Jumat 27 Februari 2026.

Teddy menambahkan bahwa dalam dialog tersebut, Indonesia ditempatkan sebagai mitra strategis utama di kawasan Asia Tenggara. Fokus kolaborasi mencakup sektor-sektor masa depan seperti:

•    Ketahanan Energi
•    Pembangunan Infrastruktur
•    Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan

Iklim Investasi yang Kondusif

Menanggapi sinyal positif dari Abu Dhabi, Presiden Prabowo Subianto menegaskan kesiapan pemerintah Indonesia untuk menjamin ekosistem investasi yang stabil dan transparan. Langkah ini diambil guna memastikan kolaborasi jangka panjang dapat berjalan efektif dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah membuka peluang lebih luas bagi investor asal PEA untuk terlibat dalam berbagai proyek prioritas nasional yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi domestik.

Setengah Abad Hubungan Diplomatik

Signifikansi pertemuan di Istana Qasr Al Bahr ini semakin diperkuat oleh momentum peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Uni Emirat Arab yang jatuh pada tahun 2026.

Foto: @sekertariat.kabinet

Seiring memasuki fase "emas" dalam hubungan antarnegara, kedua pemimpin sepakat bahwa kerja sama ini tidak hanya bersifat transaksional, melainkan menuju kemitraan strategis yang lebih komprehensif. Upaya ini diharapkan dapat membawa dampak signifikan bagi stabilitas ekonomi regional dan kemakmuran masyarakat di kedua negara.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Siap Dilintasi Pemudik Lebaran, Kemantapan Jalur di Jawa Tengah Capai 94 Persen
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Yonif TP 892 Didorong Perkuat Ketahanan Pangan dan Jaga Keamanan Wilayah
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
• 20 jam lalusuara.com
thumb
AS Tuduh Indonesia Lakukan Dumping, Panel Surya Lokal Kena Bea Masuk Ratusan Persen
• 3 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Ketua STKIP Muhammadiyah Alor Himbau Pemuda Tahan Diri dari Provokasi Hoax
• 3 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.