Jakarta, tvOnenews.com - Kegagalan mendatangkan striker anyar pada bursa transfer Januari lalu membuat AC Milan kembali menyusun rencana besar. Rossoneri kini bersiap berburu penyerang kelas dunia pada musim panas mendatang dengan dana yang diyakini tidak sedikit.
Sebelumnya, nama Jean-Philippe Mateta sempat digadang-gadang menjadi solusi di lini depan. Penyerang milik Crystal Palace itu disebut hampir merapat sebelum prosesnya terhenti di meja medis.
Masalah yang muncul dalam tes kesehatan membuat manajemen memilih mundur. Keputusan tersebut diambil demi menghindari risiko jangka panjang yang bisa merugikan tim.
Situasi itu otomatis mengubah peta perburuan striker Milan. Alih-alih mencari opsi alternatif jangka pendek, klub justru dikabarkan menyiapkan langkah yang lebih ambisius.
Menurut laporan Corriere dello Sport yang dikutip sejumlah media Italia, pembatalan transfer Mateta menjadi sinyal kuat akan adanya “investasi signifikan” di musim panas. Milan ingin memastikan bahwa dana yang dikeluarkan benar-benar sepadan dengan kualitas yang didapat.
Targetnya jelas, menghadirkan penyerang kelas dunia yang mampu menjadi pembeda di laga-laga besar. Sosok yang tak hanya tajam di kotak penalti, tetapi juga mampu mengangkat mental tim dalam situasi sulit.
Permintaan itu sejatinya sudah lama disuarakan oleh pelatih Massimiliano Allegri. Sejak kembali menangani tim, Allegri menginginkan ujung tombak dengan pengalaman dan insting gol yang teruji.
Saat ini, komposisi lini depan Milan masih menyisakan tanda tanya. Beberapa nama tampil inkonsisten, sementara masa depan sebagian lainnya belum sepenuhnya jelas.
Meski begitu, manajemen tak berniat melakukan perombakan besar dengan menjual pemain bintang. Rafael Leao dan Christian Pulisic tetap dianggap sebagai fondasi utama proyek jangka panjang klub.
Keduanya dinilai sebagai aset penting yang tak akan dilepas sembarangan. Hanya tawaran luar biasa yang bisa membuat manajemen berpikir ulang, dan situasi semacam itu jarang terjadi.
Fokus Milan adalah membangun lini serang yang seimbang dan mematikan. Mereka ingin memiliki kombinasi kecepatan, kreativitas, serta naluri gol yang komplet dalam satu paket.
Musim panas nanti akan menjadi momen krusial bagi arah proyek ini. Jika investasi besar benar-benar terwujud, Milan berharap bisa menemukan kepingan terakhir untuk membawa mereka kembali bersaing di level tertinggi Eropa.




