Harga Emas Antam Jumat Ini Naik Tipis, Kini Rp 3,045 Juta per Gram

republika.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harga emas Antam yang dipantau dari laman Logam Mulia di Jakarta, Jumat (27/2/2026), pukul 09.00 WIB, naik Rp 6.000 dari semula Rp 3.039.000 menjadi Rp 3.045.000 per gram.

Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam yang kini naik menjadi Rp 2.824.000 per gram. Harga emas Antam sewaktu-waktu dapat berubah.

Baca Juga
  • Tabungan Emas BRI Melonjak 65 Persen, Simpanan Capai 17 Ton
  • Rabu Ini Harga Emas Antam Turun Rp 45.000, Jadi Rp 3,023 Juta per Gram
  • Potret Menggemaskan Punch, Bayi Monyet Viral Bersama Boneka Orangutan Kesayangannya

Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017 untuk semua jenis emas, mulai dari gramasi 1 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram).

Penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 3 persen untuk non-NPWP.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di laman Logam Mulia Antam terbaru:

- Harga emas 0,5 gram: Rp 1.572.500

- Harga emas 1 gram: Rp 3.045.000

- Harga emas 2 gram: Rp 6.030.000

- Harga emas 3 gram: Rp 9.020.000

- Harga emas 5 gram: Rp 15.000.000

- Harga emas 10 gram: Rp 29.945.000

- Harga emas 25 gram: Rp 74.737.000

- Harga emas 50 gram: Rp 149.395.000

- Harga emas 100 gram: Rp 298.712.000

- Harga emas 250 gram: Rp 746.515.000

- Harga emas 500 gram: Rp 1.492.820.000

- Harga emas 1.000 gram: Rp 2.985.600.000

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen untuk pemegang NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: 2,5 Ton Narkotika Internasional Dimusnahkan di Republik Dominika
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Bos World Economic Forum Mundur Imbas Kasus Epstein
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Benarkah Bank Syariah Lebih Mahal, Ribet, Hanya Ganti Istilah, Tidak Benar-benar Syariah?
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Petugas Damkar Lingga Bantu Warga Lepaskan Cincin Menyempit
• 15 jam lalutvrinews.com
thumb
Santriwati Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Pimpinan Ponpes di Sukabumi
• 1 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.