MAKASSAR, KOMPAS.TV - Seorang polisi bernama Bripda Dirja Pratama atau Bripda DP dilaporkan meninggal dunia, Minggu (22/2/2026).
Wafatnya DP diduga karena dianiaya seniornya di asrama polisi (aspol) kompleks Kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengungkapkan motif terduga pelaku penganiayaan yang merupakan senior Bripda DP, yaitu Bripda P.
"Motif yang menjadi permasalahan yaitu korban atas nama Bripda Dirja Pratama tidak respek atau tidak loyal terhadap senior, yaitu Brida P karena dipanggil berkali-kali, namun tidak diindahkan," ujarnya dalam konferensi pers di Makassar, Kamis (26/2/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
"Jadi malam dipanggil, kemudian dua kali malam dipanggil enggak menghadap, kemudian pada pagi hari saat setelah Salat Subuh dijemput oleh yang bersangkutan (Bripda P)," imbuhnya.
Baca Juga: Deretan Fakta Kematian Bripda DP, Polisi Muda 19 Tahun yang Dianiaya Senior | BERUT
Diberitakan sebelumnya, Djuhandhani dalam kesempatan berbeda menyatakan Bripda P yang merupakan senior Bripda DP ditetapkan sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
"Saat ini kami sudah mengamankan satu orang tersangka sesuai dengan pengakuan yang dilakukan. Namun, kita tidak percaya begitu saja, karena kami masih melihat keterlibatan lainnya," kata Djuhandhani dalam keterangan video dari Polres Pinrang, Senin (23/2).
Penetapan tersangka ini setelah tim Direktorat Propam, Bidang Propam, Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulsel bekerja untuk membuktikan kejadian tersebut di lokasi kejadian.
Kapolda Sulsel mengatakan, tim penyidik telah memeriksa enam saksi secara intensif.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV, Antara
- polisi dianiaya senior hingga tewas
- polisi tewas dianiaya senior
- penganiayaan
- penganiayaan polisi oleh senior
- makassar
- penganiayaan polisi





