Pemkab Jembrana Digitalisasi Pungutan Retribusi di Pelabuhan Gilimanuk

bisnis.com
8 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah Kabupaten Jembrana mulai melakukan pungutan retribusi secara digital di Pelabuhan Gilimanuk untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Digitalisasi dilakukan dengan memasang gate e-retribusi atau retribusi elektronik di Gilimanuk. Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna menjelaskan penerapan gate e-retribusi tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan pendapatan daerah melalui sistem pembayaran retribusi yang lebih transparan, akuntabel, dan real-time, sekaligus untuk memitigasi potensi kebocoran serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Dengan menjadikan Pelabuhan Gilimanuk sebagai role model digitalisasi terintegrasi, Wakil Bupati Jembrana menegaskan bahwa transformasi digital tidak semata-mata merupakan penerapan teknologi, melainkan juga mencerminkan perubahan budaya kerja menuju pelayanan publik yang lebih modern, cepat, dan inovatif, dengan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) sebagai motor penggerak. 

"Digitalisasi bukan sekadar adopsi teknologi, melainkan perubahan budaya kerja. Kami bergeser dari manual ke digital, dari asumsi ke data, dan dari rutinitas menuju inovasi. Fokus kita adalah memperluas Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna mengoptimalkan PAD dan menutup celah kebocoran anggaran melalui sistem non-tunai yang terintegrasi," jelas Ipat dikutip Kamis (26/2/2026).

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali Ronald D. Parluhutan menjelaskan bahwa sinergi antara Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Jembrana telah terbukti efektif dalam menjaga stabilitas harga dan mengakselerasi digitalisasi. 

Menurutnya, inflasi yang terkendali akan berdampak langsung pada penguatan daya beli masyarakat. "Digitalisasi diharapkan dapat mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat transparansi tata kelola, serta meningkatkan efisiensi birokrasi," kata Ronald. 

Baca Juga

  • Pendapatan Asli Daerah Jembrana Meningkat 32,5 Persen di Tengah Efisiensi
  • Pemkab Jembrana Gelar Pasar Murah Sambut Ramadan dan Nyepi
  • TKD Dipangkas Rp1,2 Triliun, Pemprov NTB Optimalkan Pendapatan dari Digitalisasi

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga berhasil meraih skor 100% pada Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Capaian ini didorong oleh optimalisasi kanal pembayaran digital pada penerimaan retribusi daerah. 

Menurut Bank Indonesia Jembrana masih memiliki peluang besar untuk memperluas aktivitas ekonomi melalui penguatan layanan digital, terutama menyasar para wisatawan yang masuk dari Pulau Jawa. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polling: Apakah Kamu Percaya Alien Itu Nyata?
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Menengok Konsep Marinir Gembleng Ribuan ASN di Pelatihan Komcad, Bukan untuk jadi Prajurit Aktif
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Kapolri: Polri Siap Dievaluasi dan Dikritik Agar Makin Dicintai Masyarakat
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Punya Potensi Besar bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Komisi VII DPR RI Kunjungi Kawasan Industri SiRIE
• 23 jam lalutvrinews.com
thumb
Wall Street Melemah, Saham Sektor Teknologi Fluktuatif
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.