Pembiayaan Baru Syariah Adira Finance Capai Rp9,8 Triliun pada 2025

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. (ADMF) atau Adira Finance mencatatkan tren positif penyaluran pembiayaan baru berbasis syariah sepanjang 2025.

Chief Financial Officer (CFO) Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan hingga akhir 2025 pembiayaan baru berbasis syariah perusahaan mencapai Rp9,8 triliun.

“Dan berkontribusi sekitar 23% terhadap total pembiayaan baru yang disalurkan,” ucapnya kepada Bisnis, Jumat (27/2/2026).

Meski begitu, Gani menyampaikan hingga kini kontribusi pembiayaan Haji dan Umrah terhadap total pembiayaan baru perusahaan masih relatif kecil.

Baca Juga : Ini Strategi Adira Finance (ADMF) Sumbagsel Gaet Nasabah di Momentum Ramadan 2026

Untuk ke depannya, Adira Finance berharap kontribusi pembiayaan syariah akan terus meningkat, seiring dengan berbagai strategi yang dilakukan perusahaan.

“Seperti melalui penguatan ekosistem komunitas syariah, memperluas jaringan network perusahaan, peningkatan penetrasi produk di segmen non-otomotif, serta peningkatan retensi nasabah syariah melalui perbaikan proses layanan dan pengalaman pelanggan,” jelas Gani.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan syariah hingga akhir 2025 mencapai Rp30,84 triliun, tumbuh 12,43% (year on year/YoY). 

Sementara itu, aset perusahaan pembiayaan syariah pada Desember 2025 sebesar Rp36,55 triliun. Angka ini terkontraksi tipis 0,89% YoY dari Rp36,88 triliun.

Di lain sisi, OJK akan menyusun peta jalan (roadmap) Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM dan LJK Lainnya alias PVML Syariah pada 2026. Kepala Pengawas Lembaga PVML OJK Agusman menyebut aset PVML syariah tumbuh 9,75% YoY menjadi sebesar Rp119,35 triliun. 

“Atau sebesar 11,32% dari aset PVML keseluruhan, menunjukkan adanya potensi untuk terus tumbuh,” ucapnya dalam lembar jawaban RDK Oktober 2025, dikutip Selasa (18/11/2025).

Agusman meneruskan, untuk tahun depan OJK akan menyusun roadmap PVML Syariah guna mendorong pengembangan dan penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan inovasi produk.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penipuan Digital Rugikan Pelanggan Jatim Rp700 Miliar, IM3 Rilis Anti-Scam SATSPAM+
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
AC Milan Dapat Pesan Menohok dari Chiellini Soal Masa Depan Vlahovic: Dia Adalah Identitas Juventus
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri PKP Siapkan Aturan Tenor Cicilan Rumah Subsidi 30 Tahun
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Riset Ecoton: Mikroplastik Ditemukan di Air Ketuban Ibu Melahirkan di Gresik
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
Memburu Berkah Takjil Satu Rupiah
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.