Putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Rabu (25 Februari) tampil dalam parade penutupan Kongres ke-9 Partai Buruh Korea yang berkuasa. Cuplikan dari media resmi ini memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan suksesi kepemimpinan.
EtIndonesia. Pada Kamis (26 Februari), Reuters mengutip laporan media resmi Korean Central News Agency (KCNA) yang menyebutkan bahwa putri Kim Jong Un menghadiri upacara parade pada malam 25 Februari.
Foto-foto yang dirilis media pemerintah menunjukkan perempuan tersebut berdiri di samping Kim Jong Un, bertepuk tangan bersama sejumlah jenderal militer senior saat parade berlangsung. Keduanya tampak mengenakan jaket kulit hitam.
Foto lainnya memperlihatkan perempuan itu bersama Kim Jong Un dan pimpinan militer menyaksikan pesawat tempur terbang rendah melintas di atas lokasi parade.
Sebelumnya, surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo mengutip sumber pejabat pemerintah yang mengetahui masalah ini, menyatakan bahwa badan intelijen Korea Selatan telah memperoleh informasi bahwa putri Kim Jong Un menjabat sebagai penanggung jawab tertinggi program misil Korea Utara. Disebutkan pula bahwa namanya bukan lagi Ju-ae seperti yang selama ini dikenal publik, melainkan Ju-hae, yang menandakan ia kemungkinan telah ditetapkan sebagai penerus.
Media resmi kali ini tidak menjelaskan peran spesifik perempuan tersebut dalam parade. Namun, dalam sistem kekuasaan turun-temurun yang berpusat pada keluarga Kim, kemunculannya hampir pasti akan memicu spekulasi lebih lanjut mengenai isu suksesi di Korea Utara.
Putri Kim Jong Un pertama kali tampil dihadapan publik pada akhir 2022, ketika ia mendampingi Kim Jong Un menghadiri kegiatan peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM). Saat itu, media pemerintah menyebutnya sebagai “putri kesayangan” Kim Jong Un.
Hingga kini, usia pastinya tidak pernah dikonfirmasi, namun secara umum diyakini ia lahir pada awal dekade 2010-an. (Hui)
Sumber : NTDTV.com





