Belanja Ramadan 2026 Diprediksi Naik, Puncak Transaksi di 10 Hari Terakhir

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Tren belanja konsumen selama Ramadan 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Belanja Ramadan 2026 Diprediksi Naik, Puncak Transaksi di 10 Hari Terakhir (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Tren belanja konsumen selama Ramadan 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan puncak transaksi sekitar pekan ketiga atau 10 hari terakhir.

"Situasi ekonomi di bulan Ramadan di Indonesia sedang mengalami pergeseran struktural. Kami melihat adanya perubahan dari sekadar peningkatan volume menuju perilaku konsumen yang lebih canggih dan digital-native. Integrasi yang seamless antara pencarian produk secara online dan pembelian offline kini menjadi ekspektasi dasar," ujar Country Manager Visa Indonesia VIra Widiyasari, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga:
Belanja Pemerintah Tembus Rp227,4 Triliun di Januari 2026, Dipicu Bansos dan MBG

Belanja online tetap memainkan peran utama dengan 62 persen masyarakat Indonesia kini berbelanja daring dua hingga tiga kali per bulan. Ini mencerminkan perilaku konsumen yang semakin hybrid antara online dan offline.

Tren peningkatan belanja ini akan berlanjut pada 2026, dengan pertumbuhan transaksi berbasis kartu lebih cepat dibanding tahun sebelumnya. 

Baca Juga:
Transaksi Program Belanja Nasional 2025 Tembus Rp393,78 Triliun

Konsumsi domestik yang kuat serta adopsi cepat pembayaran nirsentuh, e-commerce, dan transaksi in-app menjadi pendorong utama.

"Data menunjukkan adanya jendela peluang yang sangat terkonsentrasi di pekan-pekan terakhir, diikuti oleh jeda yang dapat diprediksi saat Idulfitri, bisnis yang menyelaraskan rantai pasok, promosi dan infrastruktur akan memperoleh keunggulan kompetitif yang signifikan," ujar Asia Pacific Principal Economist Visa Simon Baptist. 

Baca Juga:
Belanja Negara Diprediksi Jadi Katalisator Utama Ekonomi Kuartal I-2026

Secara historis, volume transaksi pada hari Idulfitri turun sekitar 30-40 persen di bawah rata-rata harian Ramadan karena konsumen memprioritaskan ibadah dan keluarga. Namun biasanya terjadi rebound singkat beberapa hari setelah Idulfitri ketika aktivitas belanja kembali normal.

(DESI ANGRIANI/ Nasywaa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dissenting Opinion, Hakim Mulyono Bela Kerry Anak Riza Chalid
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Harga Perak Antam Naik Rp150, Hari Ini Dijual Rp55.100/Gram
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kunjungan Kerja saat Ramadan, Anggota DPRD Gowa Isi Kultum dan Doakan Korban Banjir
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Pembicaraan Paling Serius AS dan Iran, Ada Tanda-Tanda Bagus yang Bisa Cegah Perang Besar
• 8 jam laluharianfajar
thumb
Bea Cukai Jayapura sita 39.840 batang rokok ilegal
• 3 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.