Ratu Camilla mengundang Gisèle Pelicot, penyintas kekerasan seksual, ke Clarence House di London pada Senin (23/1). Ini menjadi momen pertemuan pertama mereka, setelah sebelumnya istri Raja Charles III itu mengirim surat dukungan kepada Gisèle pada Maret 2025.
Pertemuan ini bertepatan dengan agenda Gisèle yang tengah menjalani tur promosi buku memoarnya berjudul A Hymn to Life: Shame Has to Change Side. Buku tersebut berisi pengalamannya sebagai korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh suaminya sendiri dan 50 laki-laki lainnya.
Ia kemudian mengungkap kasus ini tanpa menggunakan hak anonimitas. Melihat hal tersebut, Ratu Camilla mengapresiasi langkah Gisèle melalui sepucuk surat berisi pujian.
Topik Pembahasan di Pertemuan Pertama Ratu Camilla dan Gisèle PelicotDalam pertemuan hangat sambil minum teh selama sekitar 30 menit, Ratu Camilla membahas soal buku memoar Gisèle. Ia mengaku hanya membutuhkan dua hari untuk menyelesaikan buku tersebut dan merasa speechless dengan kisah yang dituliskan.
“Saya telah bertemu begitu banyak penyintas pemerkosaan dan pelecehan seksual sehingga saya tidak pernah berpikir saya bisa terkejut oleh apa pun lagi, tetapi saya terkejut dengan kasus Anda – itu membuat saya speechless,” ujar Ratu Camilla, seperti dikutip dari Independent.
Pada kesempatan itu, Gisèle juga menceritakan bagaimana dukungan dari banyak orang memberinya kekuatan untuk menghadapi kasus tersebut, salah satunya Ratu Camilla. Gisèle juga telah dinobatkan sebagai Knight of the Legion of Honour, gelar kehormatan tertinggi di Prancis karena berani mengungkap kasus kekerasan seksual.
Undangan pertemuan dari Ratu Camilla ini menjadi bagian dari komitmennya dalam mengampanyekan penolakan terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan seksual. Salah satu program yang ia gagas adalah Wash Bags Project, yakni tas berisi perlengkapan mandi dasar yang diberikan kepada korban usai menjalani pemeriksaan.
Para pengamat menilai, dukungan yang diberikan Ratu Camilla kepada Gisèle menjadi simbol upaya keluarga kerajaan untuk menunjukkan kepedulian terhadap kasus kekerasan yang menimpa perempuan.
Baca juga: Ratu Camilla Kirim Surat Dukungan untuk Korban Pemerkosaan Gisele Pelicot





