Lestari Moerdijat: Bencana Uji Solidaritas dan Kesetiaan pada Nilai Kebangsaan

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Upaya membangun kesiapsiagaan bencana masyarakat erat hubungannya dengan mewujudkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan. Hal ini disampaikan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bertema Penguatan Kesiapsiagaan Berbasis Pengetahuan Lokal di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah

"Dampak bencana yang terjadi itu menghadirkan sebuah ujian terhadap solidaritas sosial dan kesetiaan kita pada nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki," kata Lestari Moerdijat di Semarang, Jumat, 27 Februari 2026.

Acara tersebut dihadiri Pangarso Suryoutomo (Deputi Kesiapsiagaan BNPB), Bergas Catursasi Penanggung, S.Sos., M.Si. (Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah), Trinirmalaningrum (Direktur Yayasan Skala Indonesia), serta perwakilan dari Pemprov Jawa Tengah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, dan media massa.
 

Baca Juga :

Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Sangat Relevan di Masa Kini

Menurut Lestari, terjadinya bencana dan dampaknya itu harus menjadi tanggung jawab bersama. Diakui Rerie, sapaan akrab Lestari, Indonesia adalah negara yang gemah ripah loh jinawi, tetapi berada di wilayah yang labil karena dikelilingi lingkaran gunung berapi.

Kondisi tersebut, jelas Rerie, menghadirkan tantangan besar yang menuntut masyarakat tidak hanya tangguh, tetapi juga sigap menghadapi bencana. Menurut Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan etika dalam menyikapi situasi kebencanaan.

"Jumlah korban bencana itu bukan sekedar angka statistik, karena kita berhadapan dengan jiwa-jiwa yang memiliki martabat. Apalagi konstitusi mengamanatkan untuk melindungi setiap warga negara dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Rerie. 


Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com.


Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mendorong masyarakat terdampak bencana untuk tidak hanya memposisikan diri sebagai korban. Ia berharap mereka juga menjadi penggerak yang turut berperan menyelesaikan persoalan kebencanaan di daerahnya.

Rerie menegaskan, amanat konstitusi terkait perlindungan dari bencana harus diwujudkan secara nyata. Caranya dengan mempersiapkan dan memberdayakan masyarakat agar mampu melakukan pencegahan, pengurangan risiko, serta meningkatkan kesiapsiagaan.

Terpenting dari itu, tambah dia, memastikan tata ruang berbasis keilmuan benar-benar diterapkan dan dipahami masyarakat sebagai bagian dari mitigasi bencana di Tanah Air.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koalisi Damai Mendesak Komdigi Segera Buka Blokir Login Wikipedia
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Drama Calya Lawan Arah di Gunung Sahari: Pelat Palsu hingga Senjata Tajam
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam Jumat Ini Naik Tipis, Kini Rp 3,045 Juta per Gram
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Seskab: Presiden MBZ tegaskan siap tingkatkan investasi di Indonesia
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Chairul Tanjung Sebut Muhammadiyah Seperti CT Corp: Majunya Lebih Mudah
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.