Penulis: Margolaras
TVRINews, Yogyakarta
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta bersama TPID Kabupaten Bantul melakukan pemantauan langsung stok dan harga bahan pangan di sejumlah pasar tradisional menjelang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan tetap aman sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
Sidak dipimpin Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, dengan menyasar sejumlah pasar tradisional, diawali dari Pasar Imogiri. Tim gabungan mengecek harga dan stok berbagai komoditas, mulai dari sayuran, hasil bumi, beras, hingga daging, dengan berdialog langsung bersama para pedagang.
Dari hasil pemantauan, beberapa komoditas tercatat mengalami kenaikan harga, terutama kelompok sayuran dan daging. Harga bawang merah naik dari Rp37.000 menjadi Rp42.000 per kilogram. Daging sapi meningkat Rp5.000 per kilogram dibanding November lalu, menjadi Rp135.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam naik dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram menjelang Ramadan.
Adapun harga beras relatif stabil, dengan beras medium dijual di kisaran Rp12.200 per kilogram.
Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menyampaikan bahwa secara umum kondisi harga dan pasokan bahan pokok masih terkendali.
“Secara keseluruhan bahan pokok aman, baik dari sisi harga maupun stok. Kami sudah konfirmasi langsung ke pedagang dan persediaan tersedia. Pemantauan akan terus dilakukan hingga akhir Ramadan dan Idulfitri,”ujar Aris.
Di sisi lain, sejumlah pedagang ayam di Pasar Imogiri mengeluhkan ketatnya persaingan harga akibat maraknya penjualan daging ayam di luar pasar tradisional. Kondisi tersebut dinilai memengaruhi omzet penjualan.
Watik, salah satu pedagang, berharap ada penataan harga agar selisih harga antara pedagang di dalam pasar dan luar pasar tidak terlalu jauh.
“Kalau bisa harganya diseragamkan supaya selisihnya tidak terlalu banyak. Sekarang banyak pedagang mengeluh karena omzet menurun,”jelasnya.
Menjelang Lebaran, pemerintah daerah memprediksi adanya lonjakan permintaan kebutuhan pokok yang berpotensi memicu kenaikan harga. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Bantul menyiapkan langkah pengendalian, termasuk pemantauan rutin dan pelaksanaan operasi pasar jika diperlukan, guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di masyarakat.
Editor: Redaktur TVRINews




