JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut area Bundaran HI, Jakarta Pusat, akan menjadi pusat perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026.
Nantinya, area jantung Ibu Kota itu akan digelar pawai ogoh-ogoh serta pemasangan penjor.
“Bundaran HI pada saat Nyepi, kami akan ada pawai ogoh-ogoh dan juga akan ada penjor di sini. Yang mungkin belum pernah ada penjor dipasang di Bundaran HI. Nanti akan kami pasang penjor ada di Bundaran HI,” kata Pramono di Bundaran HI, Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Pohon Tumbang di Cipondoh Dievakuasi, Lalu Lintas Kembali Lancar
Ia menjelaskan, perayaan Nyepi tahun ini bertepatan dengan bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2026.
Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar rangkaian Jakarta Ramadan Festival dengan tema “Mudik ke Jakarta”.
Menurut Pramono, tema tersebut diangkat untuk mendorong masyarakat menikmati momentum Lebaran di Jakarta dengan berbagai fasilitas dan kemudahan yang disiapkan pemerintah daerah bersama pelaku usaha.
Pemprov DKI, kata dia, akan memberikan insentif pajak kepada pusat perbelanjaan, pertokoan, dan hotel agar dapat memberikan potongan harga signifikan kepada masyarakat.
Selain itu, sejumlah destinasi wisata juga akan didorong untuk memberikan kemudahan akses bagi pengunjung.
Beberapa lokasi rekreasi yang disebutkan antara lain Ancol, Taman Mini Indonesia Indah, dan Taman Margasatwa Ragunan.
Baca juga: 3 Pekan Jelang Lebaran, Harga Tiket Bus AKAP di Terminal Kalideres Masih Normal
Pramono juga menegaskan pemerintah akan memastikan suasana Jakarta tetap aman dan nyaman selama periode Ramadhan hingga Idul Fitri.
Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah penggratisan layanan transportasi umum, di antaranya Transjakarta, Jaklingko, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta saat Lebaran.
“Yang paling penting adalah nanti pada saat Idul Fitri transportasinya kita gratiskan,” ujarnya.
Ia berharap rangkaian kebijakan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjaga aktivitas ekonomi tetap berjalan selama musim libur keagamaan di Jakarta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang