Penulis: Redaksi TVRINews
TVRINews, Jakarta
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kawasan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.
Rapat tersebut dilakukan tidak lama setelah kepala negara tiba di Tanah Air dari rangkaian kunjungan luar negeri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rapat tersebut dilaksanakan secara tertutup dan dimulai menjelang waktu berbuka puasa.
"Hari ini nanti sore beliau akan melaksanakan rapat terbatas, menjelang berbuka puasa sekitar jam empat. Kemudian rapat terbatas sampai berbuka, nanti disambung lagi. Lokasinya di Kertanegara, namun tertutup," kata Teddy kepada awak media di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat 27 Februari 2026.
Menurut Teddy, Presiden Prabowo tiba di Jakarta pada Jumat pagi setelah menyelesaikan kunjungan luar negeri. Tidak lama setelah itu, kepala negara langsung mengagendakan pertemuan dengan para menteri.
Ia menyebutkan, dalam lawatan tersebut Presiden mengunjungi Amerika Serikat, Inggris, Yordania, serta Uni Emirat Arab.
"Tadi pagi Bapak Presiden sudah tiba dari kunjungan ke luar negeri. Dari Amerika Serikat, Inggris, Yordania, kemudian UAE," ungkap dia.
Dalam lawatannya di Amerika Serikat, Presiden menghadiri agenda Board of Peace di Washington, D.C. dan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menegaskan dukungan terhadap upaya perdamaian Palestina.
Kedua negara juga menandatangani kesepakatan perdagangan timbal balik atau Agreement on Reciprocal Trade (ART). Kesepakatan itu membuka peluang tarif nol persen bagi 1.819 produk Indonesia yang masuk ke pasar Amerika Serikat, termasuk komoditas sawit dan kopi.
Setelah dari Amerika Serikat, Kepala Negara melanjutkan kunjungan ke Inggris. Di London, presiden menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia dan perusahaan teknologi Arm Limited. Kerja sama tersebut diarahkan untuk mempercepat penguasaan teknologi strategis di Indonesia.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Amman, Yordania. Dalam pertemuan Kepala Negara dengan Abdullah II, kedua pihak membahas penguatan koordinasi untuk merespons krisis kemanusiaan di Palestina, khususnya di Gaza dan Tepi Barat.
Sebelum kembali ke Tanah Air, Kepala Negara juga mengunjungi Abu Dhabi di Uni Emirat Arab dan bertemu Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan strategis kedua negara, termasuk kerja sama di sektor energi, investasi, dan ekonomi.
Editor: Redaktur TVRINews





