Ada Demo Mahasiswa Sore Ini, Masyarakat Diminta Hindari Sekitar Mabes Polri

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekitar 300 mahasiswa dari berbagai universitas akan menggelar unjuk rasa di depan gedung Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (27/2/2026) sore ini.

Aksi ini diperkirakan berlangsung hingga jam sibuk, bertepatan dengan masyarakat pulang kerja atau menuju tempat buka puasa.

Oleh karena itu, simpang CSW yang berdekatan dengan Mabes Polri diprediksi makin padat.

Menyusul hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menganjurkan masyarakat menghindari area sekitar Mabes Polri untuk sementara waktu, seperti Jalan Trunojoyo dan Jalan Sultan Hasanuddin.

Baca juga: Demo di Mabes Polri, Kapolda Metro: Gas Air Mata hanya Boleh Atas Perintah Saya

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat juga untuk peduli, melihat, apabila di Jalan Trunojoyo, Mabes Polri ini ada kegiatan-kegiatan penyampaian pendapat, mungkin bisa menghindari jalur-jalur kepadatan agar aktivitasnya dapat berjalan dengan baik,” jelas Budi saat ditemui di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jumat.

Meski demikian, Budi mengatakan, rekayasa lalu lintas di sekitar Mabes Polri bersifat situasional. Jika terjadi kepadatan, polisi akan mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif.

“Makanya dalam pengaturan arus lalu lintas, kita juga akan melihat situasi dan kondisi di lapangan dalam menerapkan rekayasa lalu lintas ataupun pengalihan arus,” ujar dia. 

Dengan demikian, diharapkan aktivitas masyarakat tidak terganggu meski ada aksi penyampaian pendapat di jalan.

“Karena kami tidak ingin kegiatan masyarakat rutin di bulan suci Ramadhan ini terganggu. Penyampaian pendapat di muka umum harus berjalan, kegiatan rutin masyarakat juga harus berjalan dengan baik,” tutur Budi.

Adapun Polda Metro Jaya mengerahkan 3.093 personel untuk mengamankan unjuk rasa kali ini. 

Baca juga: 3.093 Anggota Polisi Jaga Demo 300 Mahasiswa di Mabes Polri Sore Ini

Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa bertajuk #AparatKeparat di depan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Jumat sore.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap dugaan kekerasan aparat, termasuk kasus penganiayaan yang menewaskan pelajar berinisial AT (14) di Tual, Maluku Utara.

Salah satu poin tuntutan hukum berat Bripda MS yang menjadi pelaku penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal dunia pada Kamis (19/2/2026).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merawat Nadi Filantropi dalam Bingkai Negara Hukum
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Momen Polisi Kawal Demo Mahasiswa di Mabes Polri
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggota DPR: Penonaktifan PBI Korbankan Hak Hidup Pasien Kronis
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Indonesia Dinilai Lakukan Politik Luar Negeri Bebas Aktif dengan Gabung BoP
• 3 menit lalukumparan.com
thumb
GOTO Buka Suara soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.