Polisi Mediasi Orang Tua Bocil di Depok yang Seret Temannya Karena Kalah Lomba Lari

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

DEPOK, DISWAY.ID - Polsek Cimanggis memediasi orang tua bocah yang ribut gegara diseret teman main saat kalah lomba lari di sebuah komplek yang viral di media sosial (medsos).

Keributan yang bermula dari lomba lari para bocah selepas tarawih itu mendadak jadi sorotan netizen. 

BACA JUGA:Persiapan Lebaran Tanpa Ribet, bTaskee Hadirkan Layanan Infal dan Promo Khusus Ramadan

BACA JUGA:Siap Transaksi Jelang Lebaran 2026, BNI Siapkan Rp23,97 Triliun Uang Tunai

Berdasarkan video yang beredar, tampak salah satu remaja yang dikerumuni warga usai berlari di gang kecil. Tampak pula ada bocah lebih kecil diseret teman mainnya yang berbadan besar dan dinarasikan sebagai hukuman kalah lomba lari. 

Salah satu ortu dari remaja menyebut bahwa remaja tersebut melakukan kekerasan terhadap anaknya.

"Lu ngapain sih F?" ujar perekam video dilihat Disway, Jumat, 27 Februari 2026.

"Pulang aja! Pulang!" ujar warga.

BACA JUGA:Gak Cuma Pikap, Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih: Ada Viar hingga TVS

BACA JUGA:Sultan Soal Impor Mobil India untuk Kopdes Merah Putih: Utamakan Produk Dalam Negeri

"Ngapain pulang? Dia udah mukulin anak saya," ujar perekam video lagi.

Dalam video itu, dinarasikan pelaku kekerasan lomba lari bocil itu merupakan anak polisi. Akibatnya, korban dinarasikan tak berani melapor lantaran tak mau memperpanjang perkara karena orang tua terduga pelaku disebut anggota Polri. 

Respons Polisi

Merespons video viral itu, Polsek Cimanggis langsung bergerak. Polisi juga meluruskan informasi soal orang tua terduga pelaku merupakan anggota Polri adalah hoaks. 

Kapolsek Cimanggis Kompol Jupriono membenarkan peristiwa itu terjadi pada Rabu, 25 Februari 2026 pukul 21.00 WIB di Curug, Cimanggis, Depok.

BACA JUGA:Viral Bullying di Depok, Anak Oknum Polisi Diduga Seret Teman Gara-gara Kalah Lomba Lari

Dari rekaman CCTV, terjadi kesalahpahaman para ortu usai perselisihan remaja yang melakukan lomba lari.

"Sekelompok anak-anak tersebut melakukan kegiatan lomba lari. Dan dari kegiatan anak-anak tersebut ada kejadian yang tak terduga terekam di kamera CCTV salah satu warga," ujar Kompol Jupriono dalam keterangannya," Jumat.

Jupriono memastikan, kasus ini sudah selesai usai kepolisian memanggil kedua orang tua dari pihak yang terlibat keributan. Kasus ini sudah selesai dan berujung damai. 

"Sudah dimediasi, masing-masing orang tua sudah saling memaafkan dan tak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum," pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Buruh Kompak Desak Reformasi SJSN, Minta Revisi UU Libatkan 10 Konfederasi
• 9 jam lalusuara.com
thumb
Kontroversi Mobil Dinas Rp 8,5 M, DPR Minta Gubernur Lebih Berempati
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Perdagangan Satwa Masih Marak, PPS Tasikoki Butuh Dukungan
• 2 jam lalukompas.id
thumb
Patra Jasa Hadirkan Promo Patra Ramadan 1447 H di Seluruh Unit Hotel
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Satlantas Pangkep Berbagi 150 Paket Takjil
• 22 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.