REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI — Pangeran Harry dari Inggris mendesak pembukaan koridor bantuan ke Gaza segera dilakukan. Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul kunjungannya ke Amman, Yordania, baru-baru ini.
"Semua yang saya dengar dan lihat, terutama dari World Central Kitchen melalui tautan langsung pagi ini, menunjukkan bahwa koridor bantuan makanan harus segera dibuka karena saat ini akses tersebut masih tertutup," ujar Pangeran Harry dalam wawancara bersama Channel 4 News, Inggris yang dikutip Arab News.
Baca Juga
Misteri Munculnya Sungai Berair Jernih di Lokasi Longsor Cisarua Bandung Barat
Ditanya Eks Wamenlu Apakah Tentara Indonesia Pakai Helm Biru di Gaza? Ini Jawaban Kadispenad
FPTI Apresiasi Langkah Kemenpora Buka Pengaduan Atlet Korban Kekerasan
Duke dan Duchess of Sussex mengunjungi kamp pengungsi di Yordania pada Rabu (25/2/2026) waktu setempat. Dalam kunjungan tersebut, mereka bertemu dengan anak-anak pengungsi dan meninjau kondisi di lapangan.
Pengungsi Palestina berebut makanan berbuka puasa yang didistribusikan oleh dapur amal selama bulan suci Ramadhan, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 26 Februari 2026. - (EPA/HAITHAM IMAD)
"Sangat penting bagi kami untuk menyoroti kerja luar biasa yang dilakukan Yordania bagi kawasan ini. Upaya ini telah berlangsung selama puluhan tahun, namun peran Yordania kini semakin krusial sebagai pusat kemanusiaan di Timur Tengah, khususnya terkait situasi di Gaza dan Suriah," tambah Harry.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Kunjungan Pangeran Harry dan Meghan Markle dilakukan atas undangan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus. Tedros secara khusus menemui pasangan tersebut setibanya mereka di Amman.