Akhiri Keterisolasian Warga Langkat, TNI dan PTPN IV PalmCo Bangun Jembatan Darurat

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Warga di tiga desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kini bisa bernapas lega. Akses transportasi dan urat nadi perekonomian yang sempat lumpuh total akibat putusnya jembatan utama pascabanjir bandang, kini kembali terbuka.

Sebuah Jembatan Bailey darurat sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter akhirnya berdiri kokoh, menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya.

Jembatan yang menjadi jalur vital distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian warga ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) TNI AD, PTPN IV PalmCo, serta PT Langkat Nusantara Kepong (LNK).

Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, turun langsung meninjau penyelesaian pembangunan infrastruktur darurat tersebut pada awal pekan lalu. Peninjauan ini turut disaksikan oleh jajaran Korem, Kodim Langkat, unsur Muspika Kecamatan Wampu, hingga tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA:Seskab Teddy: 16 Ribu Sekolah Direnovasi di Era Prabowo Subianto, Habiskan Anggaran Rp17 Triliun

BACA JUGA:Pramono Beri Diskon Besar-besaran di Mall dan Tempat Wisata, Ajak Warga Rayakan Idul Fitri 2026 di Jakarta

Dalam tinjauannya, Mayjen TNI Hendy Antariksa menyoroti pentingnya gerak cepat dan gotong-royong berbagai pihak saat menghadapi masa tanggap darurat bencana.

“Kami mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam pembangunan jembatan ini. Sinergi menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan akses masyarakat,” ujarnya mengakhiri.

Bukan Sekadar Respons Lokal, Tapi Eskalasi Bantuan Nasional

Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam pembangunan Jembatan Bailey di Langkat ini rupanya bukan langkah reaktif yang berdiri sendiri.

Perusahaan perkebunan pelat merah ini tercatat telah melakukan eskalasi bantuan kemanusiaan secara masif merespons rentetan bencana hidrometeorologi yang melanda Pulau Sumatera dalam beberapa bulan terakhir.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menjelaskan bahwa pengerahan sumber daya perusahaan untuk penanggulangan bencana adalah bagian dari mandat BUMN yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada stabilitas sosial masyarakat.

BACA JUGA:Viral! Pemuda Lempar Petasan ke Sopir Angkot di Cipondoh, Ujung-ujungnya Minta Damai

BACA JUGA:Kinerja Solid 2025, Isuzu Indonesia Optimistis Melaju Lebih Kencang di 2026

“Pembangunan Jembatan Bailey bersama Kodam I/Bukit Barisan ini adalah representasi nyata bahwa BUMN dan TNI selalu beriringan di garis depan. Kami tidak ingin urat nadi perekonomian warga di desa-desa lumpuh terlalu lama,” tegas Jatmiko.

Berdasarkan catatan penanggulangan bencana, jangkauan operasi kemanusiaan PTPN IV PalmCo telah menyentuh 16 kabupaten/kota yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Babak 16 Besar Liga Champions: Real Madrid Lagi-lagi Bertemu Manchester City
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Warga Tak Puas Proyek Krematorium Kalideres Disetop Sementara, Desak Berhenti Permanen
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Kerry Anak Riza Chalid Juga Dihukum Pidana Tambahan Bayar Uang Pengganti Rp2,9 Triliun
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
CFX Pangkas Biaya Transaksi Kripto 50% Mulai 1 Maret 2026, Demi Tarik Dana Kripto ke Dalam Negeri
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.