Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Masyarakat memadati Lapangan Banteng, Jakarta, yang menjadi lokasi penyelenggaraan Imlek Festival 2577. Sejak sore hari, pengunjung telah memenuhi area acara yang juga dimanfaatkan sebagai tempat ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa selama bulan Ramadan.
Beragam aktivitas digelar dalam festival tersebut, mulai dari pasar kuliner, pertunjukan seni, hingga pameran akulturasi budaya. Selain menikmati hiburan, pengunjung juga memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disediakan di area acara.
Salah satu pengunjung, Edward (26), warga Bekasi, mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya sepulang kerja.
Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat, terutama pekerja yang memiliki aktivitas padat di perkotaan.
“Ini program pemerintah yang sangat bagus untuk masyarakat dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Edward dalam keterangan pers yang diterima, Jumat, 27 Februari 2026.
Menurut dia, kesibukan kerja sering membuat banyak orang kurang memperhatikan kondisi tubuh. Karena itu, kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan gratis di ruang publik dinilai sangat relevan.
“Cocok banget sih, karena kan pekerja banyak mungkin yang jarang olahraga, yang terlalu banyak kerja jadi enggak sadar akan kesehatannya. Mumpung ada Cek Kesehatan Gratis, jadi bisa sekalian pulang kerja cek,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat digelar lebih sering agar semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya menjaga kesehatan.
“Mungkin selanjutnya lebih diperbanyak acara event CKG seperti ini, sama tenaga medisnya juga harus lebih banyak sih,” ucapnya.
Hal senada juga disampaikan pengunjung lainnya yakni Abdurrahman Al-Fatih Ifdal (27), yang turut merasakan manfaat layanan tersebut.
Ia mengatakan proses pemeriksaan cukup mudah karena pengunjung hanya perlu membawa kartu identitas dan telepon seluler tanpa dipungut biaya.
Meski jumlah pengunjung cukup ramai, menurutnya antrean tetap berjalan cepat dan tertata dengan baik.
“Untuk antrenya saya rasa ini cukup cepat ya meskipun pengunjungnya banyak,” ucapnya.
Abdurrahman berharap layanan kesehatan gratis di acara publik dapat membantu masyarakat melakukan deteksi dini terhadap potensi penyakit.
“Dengan adanya cek kesehatan gratis, masyarakat juga bisa tahu lebih lanjut soal penyakit-penyakit yang mungkin tidak bisa kita ketahui hanya dengan melihat diri kita di kaca atau hanya menerka-nerka. Jadi masyarakat bisa memiliki riwayat yang lebih mantap, lebih jelas, dan lebih yakin untuk mengambil langkah-langkah kesehatan berikutnya,” ujarnya.
Sebagai informasi, Imlek Festival 2577 berlangsung pada 22 Februari hingga 3 Maret 2026. Festival ini terbuka untuk umum tanpa biaya masuk dan digelar setiap hari pukul 15.00 hingga 22.00 WIB.
Panitia menghadirkan beragam elemen budaya yang mencerminkan kekayaan Nusantara, sekaligus menghadirkan ruang interaksi sosial bagi masyarakat selama Ramadan. Informasi lengkap rangkaian acara dapat diakses melalui akun Instagram resmi @imlekfestival.
Editor: Redaksi TVRINews





