tvOnenews.com - Duka mendalam masih menyelimuti Lisnawati, ibu kandung dari bocah 12 tahun asal Sukabumi, Nizam Syafei, yang meninggal dunia secara tragis.
Kematian Nizam bukan hanya meninggalkan luka batin mendalam, tetapi juga menyisakan tanda tanya besar tentang penyebab dan siapa saja yang terlibat di balik peristiwa memilukan tersebut.
Kasus kematian Nizam kini menjadi sorotan publik setelah Lisnawati memberikan kesaksian terbuka dalam wawancara bersama Denny Sumargo di kanal YouTube miliknya.
Dalam perbincangan penuh haru itu, Lisna menceritakan secara rinci kronologi ketika pertama kali mengetahui bahwa anaknya dalam keadaan sakit hingga akhirnya meninggal dunia.
Menurut Lisnawati, Nizam meninggal dunia setelah diduga mengalami kekerasan fisik yang dilakukan oleh ibu tirinya, yang berinisial TR.
Namun, di sisi lain, ia juga mencurigai keterlibatan mantan suaminya, Anwar Satibi, yang dinilainya bersikap tidak wajar dan terkesan membiarkan kondisi anaknya memburuk tanpa segera memberikan pertolongan medis.
“Pertama kali tahu (Nizam sakit) tuh dari bapaknya atau dari sosmed?” tanya Denny Sumargo.
- tvOneNews
“Dari bapaknya,” jawab Lisna.
“Dia telepon kamu? Nah, dia bilang apa pertama kali?” tanya Densu lagi.
“'Bun, si Raja sakit, katanya kayak gitu', Saya bilang, kenapa enggak buru-buru cepat dibawa ke dokter? Kata dia, belum sempat, ayahnya masih sibuk," kata Lisna.
Dari percakapan itu, terlihat jelas betapa kecewanya Lisnawati terhadap respons sang mantan suami.
Ia merasa ada kelalaian besar yang terjadi karena anaknya dibiarkan dalam keadaan kritis tanpa pertolongan cepat.
Kisah memilukan ini kemudian diperkuat oleh penjelasan Krisna Murti, kuasa hukum Lisnawati, yang mendampingi ibu kandung Nizam dalam upaya mencari keadilan.
Krisna mengungkap bahwa komunikasi terakhir antara Lisna dan Anwar menunjukkan indikasi pembiaran terhadap kondisi Nizam yang kala itu sudah mengkhawatirkan.
“Tanggal 15 Februari hari Minggu itu, Bu Lisna mendapat pesan WhatsApp dari bapaknya bahwa si Raja (Nizam) sakit. Bu Lisna sudah bilang, kenapa enggak dibawa ke rumah sakit? Tapi dijawab, masih sibuk," ujar Krisna.




