Komdigi Luncurkan DARA, Layanan Konseling untuk Anak yang Kecanduan Game

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan platform Digital Addiction Response Assistant (DARA) sebagai layanan konsultasi bagi anak-anak yang mengalami dampak negatif game, termasuk kecanduan atau adiksi.

Menteri Komdigi, Meutya Hafid, mengatakan DARA dihadirkan sebagai bentuk perlindungan terhadap anak di tengah pertumbuhan industri game nasional.

“Karena kita dari Kemkomdigi, saat ini di bawah keditjenan ekosistem digital meluncurkan aplikasi yang namanya DARA. Boleh dipanggil Kak DARA, boleh dipanggil Dek DARA, intinya ini adalah teman bagi anak-anak kita yang memiliki mungkin atau mendapat ekses negatif dari game berupa kecanduan atau adiksi,” kata Meutya usai acara peluncuran DARA di Sarinah, Jakarta pada Jumat (27/2).

Ia menegaskan, pemerintah tetap mendorong industri game berkembang, termasuk karya lokal yang menembus pasar internasional. Namun, perlindungan anak dari dampak negatif game juga harus diperkuat.

“Salah satunya, sekarang kita sudah punya rating sistem untuk game yang ada di Indonesia, supaya ini menjadi panduan bagi orang tua untuk mengetahui game ini cocok untuk usia berapa. Yang kedua adalah kita memberikan layanan tambahan, yaitu DARA, aplikasi yang berisikan konsultasi, bimbingan terkait adiksi,” ujarnya.

Meutya menambahkan, ke depan layanan ini juga akan melibatkan psikolog hingga dokter dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk kasus dengan tingkat kecanduan berat.

Sementara itu, Dirjen Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah menjelaskan DARA dapat diakses melalui website dan aplikasi atau multiplatform.

“Jadi stepnya, ini ada website-nya, landing page DARA. Disitu ada form edukasi mengenai, jadi sebenarnya tidak cuma buat anak-anak, tapi buat keluarga, ibu-ibu, bapaknya juga,” kata Edwin.

Ia menjelaskan, pengguna dapat mengakses materi edukasi terkait kecanduan game maupun gadget, termasuk fitur chatbot untuk berkonsultasi soal gejala yang muncul. Jika diperlukan, tersedia form assessment untuk mengukur tingkat kecanduan.

“Setelah itu, kalau mereka masih ingin lagi dilakukan assessment, akan ada namanya form assessment, untuk melihat seberapa jauh tingkat kecanduannya. Diisilah form itu, kemudian setelah diisi, kemudian dari DARA akan melakukan rekomendasi, ini konsultasi ke mana, disitu nanti akan dibuat appointment dengan counselornya,” jelasnya.

Menurut Edwin, layanan konseling dapat dilakukan secara online maupun offline. Ia menyebut, DARA dirancang mencakup aspek preventif, edukatif, hingga kuratif.

Terkait efektivitasnya, Edwin mengaku belum bisa menyebut angka penurunan adiksi. Namun, platform ini akan menjadi basis data untuk memetakan persoalan kecanduan game secara nasional.

“Nah ini yang justru dipakai untuk sensing datanya, seberapa banyak yang nanti masuk ke situ kita bisa lihat, seberapa besar problematika adiksi game di Indonesia,” ujarnya.

DARA juga akan disosialisasikan secara nasional dan direncanakan bisa diakses hingga tingkat Posyandu, bekerja sama dengan Kemenkes.

Sementara, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, dr. Imran Pambudi, menjelaskan perbedaan antara gamer profesional dan individu yang mengalami kecanduan.

“Kalau kecanduan itu dia akan merasa sangat tergantung. Jadi kalau dia lepas dari kegiatan itu, dia akan merasa cemas, kemudian ada suatu perasaan yang tidak nyaman, terutama masalah kecemasan itu,” kata Imran.

Ia menambahkan, tren peningkatan pasien kecanduan juga terlihat di rumah sakit jiwa.

“Rumah sakit jiwa di Indonesia dari sekitar 54 rumah sakit. Dan akhir-akhir ini mereka melaporkan memang adanya peningkatan pasien-pasien yang perlu dilakukan rawat inap untuk kecanduan,” ujarnya.

Menurut Imran, peningkatan itu terlihat di sejumlah daerah, termasuk Jawa Timur dan Bogor, meski data detailnya masih perlu dicek kembali.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Minta Impor Pikap India Dihentikan Total
• 18 jam lalutvrinews.com
thumb
Serangan Terbaru Israel di Gaza Tewaskan 5 Orang
• 48 menit laludetik.com
thumb
Seskab Teddy Tegaskan Tak Ada Anggaran Pendidikan Dipakai untuk MBG
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kemdiktisaintek Perkuat Peran Kampus dalam Pembangunan Giant Sea Wall Pantura
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Begal Beraksi di Jelambar, Ngaku Polisi Diduga Todongkan Senpi
• 12 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.