KDMP Didorong Fokus Usaha Suplai Kebutuhan MBG

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Riadatussholihah

TVRINews, Kabupaten Lombok Utara

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhamad Iqbal mendorong Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mengambil peran strategis sebagai pemasok utama bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ia menilai kebutuhan bahan pangan, khususnya telur dan daging, untuk mendukung pelaksanaan program MBG sangat tinggi.

"Permintaan telur dan daging untuk program MBG ini sangat besar. Bahkan sebelum program berjalan, peternak lokal baru mampu memenuhi sekitar 30 persen kebutuhan telur daerah, sisanya masih didatangkan dari Pulau Jawa," ujar Iqbal, dikutip Jumat, 27 Februari 2026.

Menurutnya, lonjakan kebutuhan tersebut menjadi peluang besar bagi koperasi desa untuk memperkuat sektor peternakan serta pengadaan bahan pangan lokal. Ia meminta KDMP tidak terpecah dalam terlalu banyak lini usaha, melainkan fokus pada rantai pasok MBG.

"Saya minta koperasi fokus menjadi pemasok kebutuhan MBG, jangan terpecah ke terlalu banyak usaha lain. Ini peluang besar yang harus dimanfaatkan," tegasnya.

Untuk mendukung penguatan permodalan, Bank NTB Syariah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) senilai Rp35 miliar bagi koperasi dan pelaku UMKM.

Pemerintah daerah saat ini tengah merancang skema agar pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan usaha ternak dan penguatan rantai pasok pangan lokal.

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Tegal Maja, Martinom, mengungkapkan saat ini koperasi yang dipimpinnya baru menjalankan usaha penjualan beras dan elpiji. Padahal, desa memiliki potensi peternakan yang cukup besar.

"Saat ini kami baru menjual beras dan elpiji. Padahal desa punya potensi peternakan dengan belasan kandang ayam pedaging dan petelur, tetapi pengembangannya masih terkendala modal dan lahan, termasuk untuk pembangunan gerai," ucap Martinom.

Martinom berharap dukungan permodalan segera terealisasi agar potensi lokal dapat berkembang. Dengan begitu, koperasi desa diharapkan mampu menjadi pemain utama dalam rantai pasok Program MBG di NTB.

"Kami berharap dukungan modal bisa segera terealisasi, sehingga koperasi desa benar-benar bisa menjadi pemasok utama kebutuhan MBG di NTB," tutur Martinom.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Aja Manfaatnya, Senyawa dalam Lidah Buaya Disebut Bisa Perlambat Alzheimer
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Kemungkinan Pindah Emil Audero ke Juventus Justru Jadi Kabar Buruk Bagi John Herdman dan Timnas Indonesia, Kok Bisa?
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Ramadan Ceria, MBG Disalurkan SPPG dengan Kostum Superhero
• 57 menit lalutvrinews.com
thumb
Militerisme di Sekolah Polisi dan Warisan Kultur Kekerasan
• 14 jam lalukompas.id
thumb
Pengemudi Toyota Calya yang Ugal-ugalan Jadi Tersangka Kepemilikan Sajam
• 10 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.