Perbaikan Jalan Swatantra Bekasi Bikin Macet, Sistem Buka-Tutup Diberlakukan

detik.com
6 jam lalu
Cover Berita
Bekasi -

Kemacetan panjang terjadi di Jalan Swatantra, Bekasi Selatan, imbas proyek perbaikan jalan dan saluran drainase. Petugas memberlakukan sistem buka-tutup di lokasi pengerjaan untuk mengatur arus lalu lintas.

Pantauan di lokasi, Selasa (27/2/2026), kemacetan mengular dari arah Pekayon menuju Jatiasih maupun sebaliknya. Penutupan separuh jalan membuat kendaraan harus bergantian melintas, dibantu petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dan warga sekitar.

"Memang sejauh ini kami mencoba rekayasa, jadi kami tidak tutup total, tetapi kami tutup separuh jalan dengan arus bergantian, dengan dibantu Dishub," kata Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Peningkatan Jalan Pekayon Raya-Pondok Gede, Michael Arcos, saat dihubungi detikcom, Jumat (27/2/2026).

Baca juga: Diduga Ada Prostitusi Sesama Jenis di Taman Kota Cawang, Pemkot Temukan Kondom

"Dan tentu dari masyarakat wilayah situ juga kami edukasi bahwa ya tentu pasti kita untuk mendapatkan hasil yang maksimal, pasti kita akan diperhadapkan dengan persoalan kemacetan yang panjang," sambungnya.

Foto: Perbaikan Jalan Swatantra Bekasi. (Rachma/detikcom)

Untuk mempercepat pengerjaan, Pemerintah Kota Bekasi menggunakan teknologi beton fast-track. Teknologi ini memungkinkan beton mengeras jauh lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

"Kita pakai beton yang keringnya cepat, 24 jam sudah keras. Targetnya dalam tiga hari sudah bisa dilewati secara normal. Kalau beton biasa kan bisa sampai dua minggu," jelas Arcos.

Petugas menargetkan perbaikan jalan sepanjang 310 meter ini rampung sebelum masa mudik Lebaran. Hal ini guna mempermudah mobilitas warga dalam masa mudik Lebaran dan arus balik.

"Untuk pengecoran dan saluran di Swatantra, target kami 10 Maret sudah selesai," imbuhnya.

Baca juga: Mudik Gratis Lebaran 2026 Kemenhub: Info Pendaftaran dan Kota Tujuan




(idn/idn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaskeun! Pendaftaran SMA Unggul Garuda Diperpanjang sampai 7 Maret 2026
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Kerugian Negara Kasus Kuota Haji Rampung Dihitung, KPK Tunggu Praperadilan
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Anak Dwi Sasetyaningtyas Masih WNI atau Punya Dua Paspor? Ini Jawaban Kemenkum
• 16 jam laludisway.id
thumb
Kapolda Sulsel Ungkap Motif Dugaan Penganiayaan Polisi oleh Seniornya sampai Meninggal di Makassar
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Askrindo dan HIPMI Hadirkan Asuransi bagi Pengusaha Muda di Tarakan
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.